JP Radar Kediri - Yen dadi uwong kuwi kudu jujur. Ngomong sak anake wae. Jangan sampai ngapusi alias berbohong. Apa maneh neng orang tua. Bisa-bisa dadi kuwalat dan ketiban malu.
Contohe, ya kayak Yu Minthul dan Yu Cemplon iki. Cah nom-noman sing omahe neng Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini ora jujur kepada orang tuanya.
Akibatnya, ketika melakukan sesuatu terus-terusan apes. Bahkan, terlibat kecelakaan sing memalukan, ngisin-isini wae, peh!
Kisah berjalan nalika keduanya hendak nonton film neng bioskop. Keduanya pun berboncengan, gawe motor.
Tekan kulon kali nyebrang Jembatan Semampir menuju gedung bioskop sing dituju.
Ndilalah, hujan deras mengguyur. Padahal, perjalanan isih adoh. Sik kudu muter disik.
Akhire, keduanya pun kudu ngiyup. Kebetulan ada kantore pemerintah sing emperane bisa digawe berteduh.
Tapi, sangking kesusune, mereka tidak hati-hati. Niante lompati trotoar malah kepleset. Montore pun jatuh dan keduanya bergelimpangan.
Apese, keduanya hanya jadi tontongan orang yang sedang berteduh. Tidak ada yang datang ngewangi.
Akhirnya, keduanya berdiri sendiri dengan susah payah. Dan, badannya basah kuyup.
Ketika udan wis rada terang, keduanya berniat melanjutkan niat. Namun, jam pertunjukan wis kelewat. Akhire, mereka menunggu jam pertunjukan selanjutnya.
Tapi, apes seperti berteman dengan keduanya hari itu. Belum lepas dari masalah basah kuyup, eh, kepala mereka pun nyaris ketiban palang tempat parkir.
Baca Juga: Rabi karena Kecelakaan, Pegatan akibat Selingkuhan
“Ya untunge ora keras,dadi mung kaget,” ucap Yu Mintul cengar-cengir.
Kemalangan masih berlanjut. Keduanya telat masuk. Film yang ditonton wis muter sampek 10 menit. Tapi, ya tetep ae mereka masuk dan menonton hingga habis.
Sambil ndeleng film, keduanya merenung. Eh, kenapa kok serba apes. Dan, Yu Cemplon pun seperti mengerti sebabnya.
“Ketoke awake dewe kuwalat. Sebabe, pamite kerja kelompok, ora nontok neng bioskop. Mangkane apes terus,” bisik Yu Cemplon, disambut Yu Minthul sing manthuk-manthuk.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah