JP Radar Kediri-Kelakuane Kang Dalbo iki jian ora umum. Senengane dolanan cewek. Termasuk kisahe karo Yu Minthul.
Keduanya menjalin hubungan intim. Saking intimnya, Yu Minthul sampai hamil dibuatnya.
Tidak ada jalan keluar lain. Yu Minthul meminta pertanggungjawaban Kang Dalbo. Masalah tidak hanya sampai di sana.
Awalnya, Kang Dalbo menolak permintaan tersebut. Malah ngongkon aborsi wae.
Yu Minthul emoh. Menolak keras solusi tersebut. Bukan hanya sayang dengan jabang bayi yang dikandung. Mencari tempat aborsi juga susah.
“Saya menikah dengan dia, karena hamil duluan denganya,” aku Yu Minthul.
Keluargane sing wedok meksa. Gelem gak gelem Kang Dalbo menikahi Yu Minthul. Namun, tidak dengan kelapangan dada dan rasa cinta.
Sebatas terpaksa. Bahkan, keluarganya juga gak tahu diri. Mereka juga tidak menerima calon menantunya.
Padahal, itu semua ulah Kang Dalbo sendiri. Singkat cerita, mereka akhirnya menikah. Kehidupan pernikahan pun berjalan.
Namun tidak ada indah-indahnya. Hari-hari Yu Minthul dilalui dengan tersiksa. Tidak hanya batin. Juga fisik.
Dia kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Salah sijine teka mertuane. Lagi meteng gede malah dikon kerjo sing abot-abot.
Blas ora mesakne. Padahal kudune Yu Minthul akeh leren.
Baca Juga: Gampang Lali, Pawone Dipangan Geni
Kang Dalbo yo podo wae. Ora tau belani bojone. Malah manut wae karo ibuke.
Sampai pada akhirnya Yu Minthul melahirkan anak perempuan yang cantik dan menggemaskan.
Pancen ora ngerti sing jenenge syukur. Kang Dalbo malah konangan selingkuh. Luwih parah maneh, ora gelem ngaku.
Dia justru menuduh istrinya yang macam-macam. Konangan selingkuh malah nuduh diselingkuhi.
Tidak hanya sampai di sana. Kang Dalbo bahkan tidak mau mengakui anak Yu Minthul sebagai darah dagingnya.
“Bahkan di akta kelahiran ini hanya ada nama saya,” ungkap Yu Minthul.
Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai. Yu Minthul kini hidup dengan tenang dan bahagia.
Dia mendapatkan suami yang baik dan bisa menerimanya apa adanya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah