KEDIRI, JP RADAR KEDIRI- Masalah ekonomi lagi-lagi jadi biang pemicu ketidakharmonisan keluarga. Kali ini, hal tersebut terjadi di keluarga pasangan suami istri (pasutri) di Kecamatan Badas.
Yu Minthul sing wis ora kuat menerima nafkah sedikit dari Sudrun memilih merantau. Keluarga mereka jadi runyam karena belakangan Yu Minthul lupa dengan keluarga. Memilih bersama gandengan barunya.
Di awal menikah, hubungan Yu Minthul dan Sudrun baik-baik saja. Bahkan, keduanya sudah dikaruniai dua orang anak. “Awale keluargane apik-apik wae. Ora enek masalah,” kata Yu Menik, tetangga Yu Minthul.
Masalah muncul karena ekonomi Sudrun yang sempat terpuruk bukannya malah membaik. Namun, justru terus menurun.
Padahal, di saat yang sama Yu Minthul membutuhkan banyak uang untuk biaya kebutuhan rumah tangga. Juga, membiayai sekolah dua anaknya.
Tinggal di lingkungan yang dekat dengan keluarganya, agaknya Yu Minthul juga minder. Sebab, ekonomi keluarga adik iparnya lebih baik.
“Adik ipare dandan menor terus. Klambine gonti-ganti. Sopo wong sing ora iri,” lanjut Yu Menik.
Sejatinya, Yu Minthul juga suka berdandan. Dia juga gemar berbusana mengikuti perkembangan model terbaru.
Namun, kini hal tersebut tidak bisa dilakukan lagi. Sebab, uang yang didapat dari Sudrun tak mencukupi.
Puncaknya, Yu Minthul yang biasanya menggantungkan ekonomi pada Sudrun memilih merantau. Dia memilih kerja ke Surabaya.
“Wis enek setahun merantau. Jarang mulih,” urai Yu Menik sembari menyebut Yu Minthul hanya pulang ke rumah beberapa bulan sekali.
Tak hanya jarang bertemu keluarganya, belakangan hati Sudrun bak diiris sembilu. Sebab, dia mendapati fakta bahwa Yu Minthul berselingkuh.
Selama bekerja di Surabaya, ternyata dia menjalin hubungan dengan pria lain.
Kontan saja hal itu membuat Sudrun murka. Mereka terlibat pertengkaran hebat hingga nyaris bercerai. Beruntung, keberadaan dua anak membuat pasangan suami istri ini berpikir dua kali.
“Akhire rukun maneh. Tapi embuh, kok belakangan sing wedok tambah nemen maneh,” papar Yu Menik.
Di saat suaminya bekerja keras berjualan cilok keliling kampung dengan mengajak serta anaknya, Yu Minthul seolah tak peduli. Dia berdandan bak orang berada dan memamerkannya di media sosial. Demikian juga foto-fotonya dengan sang selingkuhan di ibu kota. Peh!
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah