Niate Sudrun merantau ke Nusa Tenggara Barat berbuntut panjang. Gara-gara kepincut janda luar pulau, deweke pusing tujuh keliling. Rumah tangga sing dibangun seumur jagung itu berantakan. Sudrun milih balik kampung merga merasa ora diperhatikan karo bojone pas lagi lara.
“Mulai awal pancen nikahe wis ora bener,” kata Yu Menik, teman Sudrun.
Berangkat merantau ke Nusa Tenggara Barat pada 2009 lalu, Sudrun mengaku langsung kerasan. Dia pun langsung akrab dengan orang-orang di sekitarnya. Termasuk mengenal Yu Minthul yang statusnya janda.
Sekali jalan-jalan keluar dengan Yu Minthul, Sudrun langsung ditodong untuk menikahinya. “Sing wedok ngaku lek tahu metu sewengi, akhire kancaku dituntut kongkon ngrabi,” sungut Yu Menik.
Berada di perantauan, Sudrun menyadari posisinya lemah. Dia pun menurut saja saat diminta menikahi Yu Minthul. Awalnya keluarga mereka baik-baik saja. Petaka baru datang saat Sudrun mengalami kecelakaan. Sikile patah. Sudrun ora isa kerja. “Sekitar dua bulan ora isa kerja. Deweke merasa ora kepenak. Jaluk mulih nek Jawa,” tutur Yu Menik.
Saat itu, Yu Minthul yang dalam kondisi mengandung juga diboyong ke Badas. Tinggal di Kediri sampai melahirkan anaknya, Yu Minthul mengaku tidak kerasan. Dia pun mengajak anaknya yang baru berusia empat pulang untuk kembali ke Nusa Tenggara Barat pada 2012 lalu.
Baca Juga: Yu Minthul Posesif, Kang Dalbo Meringis
Bertahun-tahun tidak pernah bersama, tiba-tiba Yu Minthul kembali menghubungi Sudrun. Salah satu tujuannya, meminta agar Sudrun mengirim uang untuk biaya merawat anaknya.
Sudrun yang kini memiliki usaha pembenihan ikan pun mengirimkan uang secara rutin. “Ternyata sik urung cukup. Jaluk luwih akeh maneh,” papar Yu Menik. Yu Minthul juga ingin agar Sudrun yang kini sudah sembuh bisa kembali ke Nusa Tenggara Barat.
Mendapati hal itu, Sudrun lantas merasa sakit hati. Dia ingat saat tengah sakit di perantauan malah tidak dirawat oleh istrinya. Kini, setelah dia nyaman dengan pekerjaan barunya diminta untuk kembali ke sana.
Sudrun semakin geram saat mengetahui jika Yu Minthul diam-diam mengubah alamat KTP miliknya sejak dua tahun lalu. Dia baru mengetahui alamatnya pindah ke Nusa Tenggara Barat saat hendak mencari SIM di kepolisian. “Ternyata alamate wis pindah, ya ngamuk wonge,” papar Yu Menik.
Mendapati hal itu, Sudrun meminta bantuan temannya untuk segera mengamankan buku nikahnya di Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya, buku nikah itu diminta dikirim ke Badas. “Untunge isa. Akhire isa daftar gugatan cerai nek kene,” papar Yu Menik memprediksi perceraian temannya itu akan rumit karena harus ada kerja sama antara pengadilan agama di luar Jawa.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah