Mbah Urip pancene apes tenan. Niatnya mencari pendamping hidup untuk menemaninya di masa tua, berujung petaka. Wis ora dikancani turu, deweke malah apes merga dijaluki duit puluhan juta sebagai syarat pegatan.
Sejak istri pertamanya meninggal, Mbah Urip diliputi kesedihan. Dia merasa kesepian karena hanya tinggal sendiri di rumah. “Anak-anak kabeh wis rumah tangga. Aku ora enek sing ngancani,” aku pria yang tinggal di salah satu desa di Kecamatan Purwoasri ini.
Dari sana, dia berniat mencari teman hidup di masa tuanya. Melihat Yu Minthul yang berstatus janda, Mbah Urip langsung tertarik. Apalagi, di awal perkenalan, Yu Minthul terlihat baik.
Meski usia Yu Minthul delapan tahun lebih muda, keduanya bisa ngobrol gayeng dan nyambung. Singkatnya, mereka memutuskan untuk menikah. Jika awalnya sikap Yu Minthul baik dan ramah, belakangan terlihat jelas belangnya. “Wong wedok nggak genah,” sungut Mbah Urip ditemui di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Balada Kang Dalbo, Angel Golek Bojo
Pensiunan tentara itu belakangan menyadari jika Yu Minthul mata duitan. Dia hanya mau menemani Mbah Urip untuk mendapat uang pensiunnya tiap bulan. “Wis dijatah tiap bulan, sik pancet kurang ae,” papar Mbah Urip.
Di usia pernikahan yang baru beberapa bulan, keduanya sering terlibat cekcok. Belakangan, Yu Minthul berubah 180 derajat. Ojo maneh ngancani turu Mbah Urip, Yu Minthul malah wis ora gelem sak omah karo bojone. “Mulih nek omahe Jombang,” urai Mbah Urip kesal.
Tak tahan dengan sikap istrinya itu, Mbah Urip memilih mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Namun, perpisahan keduanya tidak bisa berlangsung cepat. Ini tak lepas dari tuntutan Yu Minthul sing ngadi-ngadi.
“Rabi sik patang wulan kok wis njaluk duit puluhan juta. Pancen wonge mata duitan,” jelas Mbah Urip emosi. Tuntutan uang itu pula yang membuat jalannya persidangan berlangsung ulet.
Baca Juga: Cinta Romi dan Yuli yang Tak Direstui
Setelah delapan kali persidangan, hakim akhirnya memutuskan agar Mbah Urip memberi uang Rp 7,5 juta untuk Yu Minthul. Nilai yang dianggap masih masuk akal itu langsung disetujui oleh lansia tersebut. “Wis niate golek duit. Luwih penak dewe maneh timbang mumet. Rabi kok ora malah oleh seneng,” tandasnya ikhlas melepas Yu Minthul.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah