KEDIRI, JP Radar Kediri-Urusan jatuh cinta pancen ora kenal batas usia. Ora kenal umur. Ora kenal status. Yu Minthul sing wis kadung kepiyer-piyer karo Kang Dalbo langsung lali anak bojone. Sing dipikir mung senenge dewe.
Pernikahan yang sudah dibina bersama Sudrun selama belasan tahun pun seolah terlupakan. Pun, dua anaknya yang sudah duduk di bangku SMP dan SD. “Blas nggak tahu nakokne anak’e. Telpon ae ya ora tahu,” kata Sudrun tentang kelakuan Yu Minthul.
Perubahan sikap istrinya itu terjadi sejak beberapa tahun lalu. Yu Minthul mengenal Kang Dalbo lewat media sosial. Perempuan asal salah satu desa di Kecamatan Plemahan itu lantas dimabuk kepayang. Setiap hari selalu asyik dengan gawainya.
Ponsel Yu Minthul seolah menjadi suami kedua. “Lek arep turu, Hp-ne dideleh nek ngisor bantal,” sungut Sudrun yang sudah tidak tinggal serumah dengan istrinya sejak 2020 lalu.
Baca Juga: Bojone Meteng, Sudrun Asyik Golek Seneng
Perilaku Yu Minthul itu tentu saja membuat Sudrun curiga. Suatu kali, dia memeriksa ponsel istrinya tersebut. Benar saja, Sudrun mendapati pesan dari dua pria yang bernada mesra. Keduanya juga sering melakukan panggilan telepon.
Setelah diperiksa lebih lanjut, pria-pria yang sering berhubungan dengan Yu Minthul itu usianya jauh lebih muda. "Ya karo berondong-berondong senengane," bebernya.
Tak hanya mendapati pesan dan panggilan mesra, Sudrun juga beberapa kali melihat istrinya bersama selingkuhannya pergi ke hotel. Selebihnya, dia juga mendapat informasi dari teman-temannya tentang aksi tak terpuji Yu Minthul. Peh!
"Kancaku ya ngabari lek bojoku ndek kene (hotel, Red)," tuturnya. Awalnya Sudrun berusaha mempertahankan rumah tangganya. Tetapi, niat itu runtuh melihat kelakuan Yu Minthul yang menjadi-jadi. Yu Minthul yang kadung terpikat Kang Dalbo juga memilih meninggalkan keluarganya.
Baca Juga: Kadung Meteng Gedhe, Isin Rabi Rame-Rame
Dia nekat menikah siri dengan pria yang usianya enam tahun lebih muda. “Nggak isa nikah resmi, kan statuse sik bojoku,” urai Sudrun lagi. Sadar Yu Minthul sudah mendapat pria yang lebih kaya dan lebih muda dari dirinya, Sudrun memilih pasrah.
Dia lantas mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Kediri. Agaknya Sudrun sudah mulai lelah. Dia ingin statusnya menjadi jelas. Dukungan dari dua anaknya memberi kekuatan tersendiri.
Setelah resmi menyandang status duda nanti, Sudrun ingin fokus mengurus dua anak yang ditinggalkan oleh induknya itu. “Anak-anakku nggak pingin aku rabi. Karo ibuk’e ya wis emoh merga sering dikasari,” tandas Sudrun.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah