Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bojone Meteng, Sudrun Asyik Golek Seneng

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:01 WIB

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri-Pikirane Sudrun pancen wis kuwalik. Nggak cukup Mbok Ndewor sing wis dirusak masa depane. Deweke ganti mangsa Yu Minthul sing sik sekolah SMA. Akibatnya, rumah tangga pria asal salah satu desa di Kecamatan Grogol itu pun bubar di tengah jalan.

Hubungan Sudrun karo Mbok Ndewor asline wis ditentang keluargane. Ini setelah Sudrun menjalin hubungan dengan Mbok Ndewor yang saat itu masih kuliah. Celakanya, Mbok Ndewor juga dihamili. “Ya aku minta tanggung jawab. Anakku kudu dinikahi,” kata Ibu Mbok Ndewor saat ditemui di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri.

Jika saat masih pacaran Sudrun begitu menyayangi Mbok Ndewor, saat menikah kelakuannya berbalik 180 derajat. Pria yang juga bekerja sebagai satpam di perusahaan rokok Kediri ini acuh dengan istrinya. Saat anaknya lahir, dia juga tidak pernah memberi nafkah. Peh!

Baca Juga: Kadung Meteng Gedhe, Isin Rabi Rame-Rame

Belakangan, Mbok Ndewor mengetahui penyebab perubahan sikap suaminya itu. Rupanya, saat Mbok Ndewor sedang hamil tua, Sudrun menjalin hubungan dengan gadis muda kinyis-kinyis.

Tak puas merusak masa depan Mbok Ndewor yang tahun 2021 lalu masih kuliah, Sudrun ganti memacari pelajar SMA! Mereka asyik bersenang-senang. Tak memperhatikan kondisi Mbok Ndewor yang sedang butuh perhatian karena sedang mempersiapkan persalinan.

Awalnya, Mbok Ndewor berusaha bertahan. Dia pun mendiamkan kelakuan suami bejatnya itu. Kabar mengejutkan datang saat anaknya baru berusia sembilan bulan. “Tibake pacare sing SMA kuwi meteng,” lanjut Ibu Mbok Ndewor.

Kesabaran ibu satu anak itu langsung habis. Apalagi, belakangan dia tahu jika Sudrun harus menikahi siri kekasihnya yang pelajar itu. Seperti halnya orang tua Mbok Ndewor, orang tua Yu Minthul juga menuntut pertanggungjawaban dari Sudrun. “Isane nikah siri. Statuse kan sik bojone anakku,” sungut ibu Mbok Ndewor lagi.

Baca Juga: Cinta Kilat Berujung Minggat

Tak kuat mempertahankan biduk rumah tangganya, Mbok Ndewor memilih untuk menggugat cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Kediri. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai kuli pembuat batako itu merasa senang karena setelah 15 kali sidang, akhirnya Mbok Ndewor menyandang status janda.

Yang lebih membuat ibu Mbok Ndewor senang, majelis hakim juga membebani kewajiban kepada Sudrun. Dia diminta menafkahi anaknya sebesar Rp 750 ribu per bulan. Meski tak besar, uang itu dinilai cukup untuk membeli susu dan popok.

Dengan kondisi ekonomi yang terbatas dan Mbok Ndewor yang harus berjuang menyelesaikan kuliah, setidaknya putusan hakim bisa sedikit menghibur. “Iki mau dot susu tak isi banyu putih. Nggak isa tuku susu,” keluh ibu Mbok Ndewor.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#mbok ndewor #sudrun #ilustrasi #peh