Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Nah, Kang Dalbo pun punya prinsip demikian. Setiap kali ada tamu pasti dia meminta istrinya untuk bergegas memberi suguhan. Tentu setelah dia mempersilakan sang tamu duduk. Tujuane tentu saja apik. Pingin memuliakan si tamu.
Tapi harapannya justru berakhir buruk. Menjadi sebab bubrahnya rumah tangganya dengan Yu Minthul. Peh, kok ya sampek semana ya?
Tragedi rumah tangga ini berawal ketika dia ketamuan seorang pemuda sing isih kinyis-kinyis. Umure baru 16 tahun. Wonge ya bagus. Perawakane tegap dan kulite putih bersih. Jenenge Kang Sudrun.
Kang Sudrun kuwi tujuane metuki Yu Minthul. Kebetulan keduanya terlibat di salah satu kegiatan kampung. "Kawitane ya mung njagongi. Terus diwenehi suguhan,” jare Kang Dalbo.
Nanging, penerimaan sang dayoh berbeda. Dianggap yen penerimaan bagus itu sebagai wujud perhatian khusus Yu Minthul.
Nah, ironisnya, paribasan tresno jalaran saka kulina ternyata berlaku di kasus ini. Suwe-suwe Yu Minthul tumbuh perasaan simpati ke Kang Sudrun. Apa maneh, meh ben dina kedua insan berlainan status ini bertemu. Akhire, rajutan kasih terlarang pun terjalin. Waduh.....!
Setelah itu Kang Sudrun dan Yu Minthul mulai wani metu bareng. Mlaku-mlaku dengan gandengan tangan. Setelah itu meningkat jadi pegang pipi, dagu, dan....eit, sensor cah!
Sing marai ngelus dada, kedua insan itu melakukan perbuatan terlarang tersebut dengan terbuka. Ora tedeng aling-aling maneh. Tentu saja Kang Dalbo akhire ngonangi. Sampek-sampek emosi sang suami memuncak. “Sampek tak kaplok iku bojoku,” terangnya.
Tapi, kaplokan sang suami tak membuat jera Yu Minthul. Justru makin ndadi. Keduanya berani melakukan hubungan suami istri! Dan, itu dipergoki Kang Dalbo sendiri. Istrinya dan Kang Sudrun berindehoi di dalam kamar.
Sakjane Kang Dalbo berusaha menutupi aib sang istri. Dia tidak mengajak orang untuk menggerebek. Hanya didiamkan. Namun, Yu Minthul justru sing kalap. Dia menuding si suami main tangan kepada dirinya.
“Lha aku sakjane malah nutupi kelakuane wong loro kuwi. Tapi bojoku malah marani modin. Dan lapor yen tak ajar. Yo malah kebukak kabeh masalahe,” beber Kang Dalbo.
Meski belum ditetapkan pengadilan bercerai, sang suami memilih untuk kembali ke rumah orang tuanya. Dia pergi meninggalkan rumah yang ditempati istri dan ketiga anaknya tersebut setelah dua tahun ditempati.
“Omahe bar dadi tapi kena masalah. Tak tinggal soale arek-arek cedek karo ibuk e,” ujar bapak tiga anak tersebut.
Kini, dia sudah tidak lagi peduli dengan apa yang dilakukan istrinya. Padahal, istrinya dulu sempat mengadu kebingungannya kenapa banyak pria yang tertarik kepadanya. “Yo tak omongi ngunu kuwi tetep mbalik ning awake dewe. Selama sampean nggak diambil hati ya gapapa,” nasihatnya kepada sang istri.
Sang suami kini hanya fokus bekerja. Tak lupa, dia juga setiap hari masih memberikan uang saku kepada anaknya. Lalu, dia pun akhirnya mengalah untuk mendaftarkan perceraiannya ke Pengadilan Agama.
“Wis tak kek i duwit gae daftar, tapi ga budal. Duwite ya gak balik. Niatku ben jenenge gak elek. Ngeneki aku ya gawe alasan perselingkuhan,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.