Lho, omahe sapa dirubuhne kuwi? Ya omahe dewe. Omah sing dibangun dari hasil jerih payah merantau neng luar negeri kuwi dibongkar maneh. Sebabe, dia sakit hati karena sang istri, Yu Minthul, ternyata bergendak ria, peh!
“Selingkuhane neng ngarep omah pas kuwi,” tunjuk Kang Dalbo dengan mimik mecucu, tanda pegel yang tidak terhingga.
Luwih kebangeten maneh, wong lanang sing digendak bojone isih mambu sedulur. Masih kerabat jauh Kang Dalbo, peh!
Bagaimana ceritanya hingga sang istri berani melakukan perbuatan tercela itu? Kang Dalbo geleng-geleng kepala. Menurutnya, saat pulang dari kerja neng Malaysia pada 2016, ora ana hal yang aneh. Karena itu, setahun kemudian dia kembali jadi pekerja migran. Tapi, tujuane kali ini lebih jauh, neng Taiwan.
Nah, dari sinilah awal masalah kuwi. Kang Dalbo oleh kabar saka dulure. Yen Yu Minthul berselingkuh. Sebab, foto bojone lan selingkuhane diposting neng Facebooke selingkuhane kuwi. Foto kuwi sing ditunjukkan ke Kang Dalbo.
"Aku ora kekancan ambek selingkuhane bojoku. Bar diwenehi kabar langsung tak delok fotone gawe bukti," sungut Kang Dalbo.
Lalu, pada 2019 Kang Dalbo mulih. Dia berusaha menyelesaikan perselisihan dengan sang istri. Kemudian, rumah yang sempat dibangunnya itu pun bongkar. Tapi sang istri masih belum puas tak mendapatkan bagian apapun. Lalu, dia pun meminta harta gono-gini. Padahal, semua aset yang dimiliki adalah hasil dari sang suami.
“Saking kesele, aku ngomong ‘njaluk apa sak senengmu tapi aja omah’. Lek sawah tak kekne, pangan-panganen,” kata sang suami dengan emosi.
Benar, sang suami itu memberikan sawah kepada istrinya. Lantaran tidak ingin berurusan lebih panjang dengan istri yang telah membuatnya sakit hati itu. Meski sempat ditahan oleh keluarga sang istri, sang suami itu sudah tidak peduli. Sampai-sampai dia tak lagi menggunakan bahasa halus dengan keluarga istrinya itu.
Akhirnya, Kang Dalbo pun nalak telu neng bojone. Setelah menyelesaikan masalah itu dia pun kembali pergi merantau. “Saiki mung nunggu surat-surate ae. Wis bar. Mantan bojoku ya wis rabi maneh ambek selingkuhane kuwi,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah