Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bisnis Hancur, Istri Kabur

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:34 WIB
(Ilustrasi: Afrizal)
(Ilustrasi: Afrizal)
Dadi blantik punya risiko tinggi. Apa maneh sing diblantiki iwak koi sing regane munggah mudun. Yen pas rega larang, duwit akeh dan dikinthili banyak cewek. Nanging ketika harga jeblok, siap-siap saja kelangan bojo!

Ora percaya? Simak kisah Kang Paijo ini. Awalnya, kehidupan cintanya dengan sang istri, Yu Minthul, tak ada masalah. Cinta sang istri berjalan mulus, semulus bisnis ikan koi yang dia geluti. Kehidupan asmaranya pun penuh warna, selayaknya warna ikan-ikan koi miliknya.

Tapi, Kang Paijo ternyata kurang antisipasi. Bisnis ikan koi mulai suram. Harganya anjlok. Pembelinya pun mulai berkurang.

Jenenge dagangan barang urip, ya ngene iki, kadang payu larang, kadang ya sepi kaya saiki,” ucap Kang Paijo.

Boleh saja Kang Paijo menyadari kondisi bisnisnya yang tengah surut. Tapi, ora mengkono dengan sang istri. Yu Minthul mulai umek. Merasa sang suami tak bisa lagi memenuhi hasrat hidup mewahnya. Uang belanja yang mulai seret membuatnya sering bludrek. Membuatnya gampang uring-uringan. Akhirnya, tiada hari tanpa padu.

Perkara sitik wae isa dadi gede. Dadi gegeran,” gerutu Kang Paijo mengomentari perubahan sikap sang istri.

Merasa kesal dengan sikap Yu Minthul, Kang Paijo ambil sikap tegas. Dia memutuskan pisah sementara. Istilahe, pisah ranjang.
Ben isa mikir, pener ora sikape kuwi,” ucap Kang Paijo beralasan.

Tapi, beda lagi dengan pemikiran Yu Minthul. Sebaliknya, kesempatan pisah ranjang bisa digunakan untuk miling-miling pengganti Kang Paijo. Dia justru memanfaatkan pisah ranjang untuk gendakan dengan gebetennya.

Tega-tegane deweke gendakan, padahal pisahan sementara niatku kangge instropeksi diri,” keluh Kang Paijo.

Kekecewaan Kang Paijo memuncak. Dia pun muntab. Keputusannya bulat. Dia menceraikan sang istri yang tak tahu diuntung itu. “Wis bisnis koi ajur, lha kok iki bojoku kabur,” gerutu warga Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri ini ketika berada di pengadilan agama. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita terkini #infokediri #berita terbaru #seputar info terbaru #seputar info kediri terkini #kediri raya #kediri lagi #update kediri #kediri news #seputar berita terkini