Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Honda Vario Overheat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Mudah!

Internship Radar Kediri • Selasa, 29 April 2025 | 16:40 WIB
Icon Motor Overheat
Icon Motor Overheat

 

JP Radar Kediri - Honda Vario dikenal sebagai motor matic yang handal dan irit, tapi tak sedikit pengguna yang mengeluhkan mesin cepat panas atau overheat. 

Overheat pada vario tentu tidak bisa dianggap remeh, karena bisa berdampak serius pada performa mesin hingga memperpendek umur kendaraan, namun jangan khawatir, berikut ini penyebab umum Honda Vario overheat dan cara mengatasinya:

Honda Vario generasi baru menggunakan sistem pendinginan radiator. Jika cairan radiator berkurang atau habis, mesin tidak bisa didinginkan dengan baik, sehingga mudah overheat.  

Untuk mengatasi hal tersebut, selalu cek rutin level coolant di tabung reservoir dan ingat untuk Isi ulang coolant dengan cairan khusus radiator, jangan hanya menggunakan air biasa.

Kotoran, debu, dan lumpur bisa menempel di kisi-kisi radiator, sehingga menghambat pembuangan panas.

Atasi dengan membersihkan radiator secara berkala dengan semprotan air bertekanan rendah, namun jika radiator bocor atau penyok, segera untuk mengganti dengan yang baru.

 

Fungsi kipas radiator adalah membantu mendinginkan mesin saat suhu naik, kalau kipas mati, mesin bisa cepat panas, apalagi saat macet.

Utamakan selalu cek kabel dan sekring kipas radiator dan jika motor kipas rusak, segeralah ganti.

Oli berfungsi bukan hanya sebagai pelumas, tapi juga membantu mendinginkan mesin, oli yang kotor, encer, atau kurang bisa mempercepat overheat.  

Oli adalah salah satu hal yang lebih mudah untuk di cek, disarankan untuk rutin ganti oli setiap 2.000–3.000 km dan gunakan oli dengan spesifikasi yang direkomendasikan Honda.

 

Thermostat mengatur sirkulasi air pendingin, jika macet (terbuka atau tertutup terus), aliran coolant terganggu dan mesin bisa overheat.  

Selalu bilang untuk memeriksa fungsi thermostat saat servis besar, namun jika rusak, ganti dengan part original.

Menggeber motor terus-menerus di kecepatan tinggi atau menarik gas berlebihan dalam waktu lama bisa membuat mesin lebih cepat panas.  

Cobalah untuk berkendara dengan bijak agar motor juga awet, berkendara dengan halus dan hindari buka-tutup gas ekstrem serta istirahatkan motor jika sudah terlalu panas.

 

Mengatasi masalah overheat pada Honda Vario sebenarnya cukup mudah jika dilakukan pencegahan sejak dini dengan rajin mengecek kondisi radiator, coolant, oli, dan komponen pendukung lainnya adalah kunci agar mesin tetap awet dan tidak cepat panas. 

Jangan tunggu sampai mesin benar-benar bermasalah dan lakukan perawatan rutin untuk kenyamanan dan keamanan berkendara.

 

Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT).

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#overheating atau kepanasan #Overheat #Vario 125