Kesimpulan apakah ini Irit atau Boros? Anggapan NMAX "boros" seringkali muncul dari perbandingan yang tidak apple-to-apple. Jika dibandingkan dengan skutik entry-level berkapasitas 110cc yang bisa menyentuh 55-60 km/liter, NMAX tentu akan terasa lebih menguras bensin.
Baca Juga: Honda PCX vs Yamaha NMAX, Mana yang Lebih Unggul? Ini Perbandingannya
Sebelum buru-buru menyimpulkan, mari kita bedah fakta konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari motor berkapasitas 155cc ini berdasarkan berbagai hasil pengujian di lapangan.
Yamaha membekali NMAX Gen 3 dengan mesin Blue Core 155cc VVA generasi terbaru. Meski kapasitas mesinnya cukup besar untuk ukuran skutik harian, efisiensinya ternyata cukup mengejutkan.
Berdasarkan pengujian dengan metode full-to-full menggunakan BBM beroktan 92 (sekelas Pertamax) dalam kondisi jalan bervariasi. Yamaha NMAX Neo mencatatkan angka konsumsi BBM yang sangat baik, yakni di kisaran 41 hingga 41,4 km/liter. Sedangkan Yamaha NMAX Turbo yang memiliki penambahan teknologi Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT) dan fitur riding mode, konsumsinya sedikit lebih rendah namun tetap impresif di angka 40,3 km/liter.
Secara umum, tergantung pada gaya berkendara dan kondisi lalu lintas stop-and-go di perkotaan, konsumsi BBM rata-rata NMAX Gen 3 berada di rentang 35 hingga 45 km/liter. Jika digunakan untuk touring antarkota dengan kecepatan konstan, angkanya bahkan bisa lebih irit lagi.
Kesimpulan apakah ini Irit atau Boros? Anggapan NMAX "boros" seringkali muncul dari perbandingan yang tidak apple-to-apple. Jika dibandingkan dengan skutik entry-level berkapasitas 110cc yang bisa menyentuh 55-60 km/liter, NMAX tentu akan terasa lebih menguras bensin.
Namun, jika melihat proporsi bobot motor, dimensi bodi yang besar, serta tenaga dari mesin 155cc berteknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang memanjakan saat menanjak, angka 41 km/liter adalah pencapaian yang sangat irit untuk kelasnya.
Editor : Shinta Nurma Ababil