JP Radar Kediri – Mengganti oli secara berkala menjadi salah satu perawatan paling penting pada sepeda motor, terlebih untuk kendaraan yang sudah berumur. Sayangnya, masih banyak pemilik motor yang menunda penggantian oli dengan alasan jarang dipakai atau ingin menghemat biaya.
Padahal, oli memiliki peran vital sebagai pelumas seluruh komponen mesin. Seiring pemakaian, kualitas oli akan menurun sehingga kemampuannya melindungi mesin dari gesekan dan panas berlebih ikut berkurang.
Pada motor yang usianya sudah tidak muda, kondisi komponen mesin umumnya juga mulai mengalami keausan. Jika oli terlambat diganti, gesekan antarkomponen menjadi lebih tinggi sehingga mempercepat kerusakan pada piston, ring piston, hingga dinding silinder.
Selain mempercepat keausan mesin, oli yang sudah lama dipakai juga akan dipenuhi kotoran dan sisa pembakaran. Endapan tersebut dapat menyumbat jalur pelumasan sehingga aliran oli tidak lagi maksimal ke seluruh bagian mesin.
Dampaknya, suhu mesin menjadi lebih cepat panas. Mesin yang sering mengalami overheat berisiko mengalami penurunan performa, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, bahkan dapat menyebabkan kerusakan serius yang membutuhkan biaya perbaikan cukup besar.
Gejala lain yang kerap muncul akibat telat mengganti oli adalah suara mesin menjadi lebih kasar, tarikan motor terasa berat, dan perpindahan gigi pada motor bertransmisi manual menjadi kurang halus.
Risiko kebocoran oli juga lebih besar pada motor berumur karena karet seal dan gasket mulai mengeras akibat usia. Apabila kualitas oli sudah menurun, perlindungan terhadap komponen tersebut ikut berkurang sehingga potensi rembesan oli semakin tinggi.
Baca Juga: Wajib Tahu!! Kenali 6 Ciri Sparepart Asli Kendaraan agar Tak Mudah Tertipu
Agar mesin tetap awet, pemilik motor disarankan mengganti oli sesuai rekomendasi pabrikan atau lebih cepat apabila motor sering digunakan dalam kondisi macet, membawa beban berat, maupun menempuh perjalanan jauh.
Perawatan sederhana seperti rutin mengganti oli tidak hanya menjaga performa mesin tetap optimal, tetapi juga membantu memperpanjang usia pakai kendaraan sekaligus menghindarkan pemilik dari biaya perbaikan yang jauh lebih mahal. (*)
Editor : Mahfud