Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kenali Gejala Spul Lemah pada Motor Sebelum Mogok di Jalan

Imam Fathoni • Jumat, 17 Juli 2026 | 21:31 WIB
Ilustrasi Spul Motor yang lemah (Sumber Foto : yamahadeta.co.id)
Ilustrasi Spul Motor yang lemah (Sumber Foto : yamahadeta.co.id)

JP Radar Kediri - Spul merupakan salah satu komponen penting pada sistem kelistrikan sepeda motor. Meski bentuknya kecil dan tersembunyi di balik mesin, kerusakan pada spul dapat berdampak besar terhadap performa kendaraan.

Spul berfungsi menghasilkan arus listrik yang digunakan untuk mengisi aki sekaligus menyuplai kebutuhan kelistrikan motor. Saat kondisinya mulai melemah, pengendara biasanya akan merasakan sejumlah gejala yang sering kali dianggap sepele.

Baca Juga: Bukan Sekadar Event Otomotif, Daihatsu Kumpul Sahabat Jadi Ruang Bahagia Masyarakat Depok

Salah satu tanda paling umum adalah aki yang cepat tekor meski baru diganti. Lampu depan juga tampak lebih redup, terutama saat putaran mesin rendah. Pada motor injeksi, spul lemah bahkan bisa membuat mesin sulit dihidupkan atau tiba-tiba mati ketika digunakan berkendara.

Gejala lainnya adalah starter elektrik mulai berat, klakson terdengar lemah, hingga muncul indikator aki menyala pada panel instrumen untuk beberapa tipe motor. Jika dibiarkan, kerusakan spul dapat membuat motor mogok karena suplai listrik ke sistem pengapian dan injeksi terganggu.

Penyebab spul melemah cukup beragam, mulai dari usia pakai yang sudah lama, korsleting pada sistem kelistrikan, regulator atau kiprok yang bermasalah, hingga motor sering menerjang banjir sehingga lilitan spul mengalami kerusakan.

Baca Juga: Punya Rencana Riding Saat Libur Lebaran, Simak Tips Perawatan Sepeda Motor dari Yamaha

Pengendara disarankan segera memeriksa sistem pengisian apabila muncul gejala-gejala tersebut. Pemeriksaan dapat dilakukan menggunakan multitester untuk mengetahui tegangan pengisian aki maupun kondisi lilitan spul.

Perawatan rutin pada sistem kelistrikan serta menghindari pemasangan aksesori listrik berlebihan juga dapat membantu memperpanjang usia pakai spul. Dengan penanganan lebih awal, pengendara dapat menghindari risiko motor mogok saat digunakan beraktivitas. (*)

Editor : Mahfud
spul motor kerusakan motor perawatan rutin spul lemah kelistrikan