Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jangan Asal Siram, Begini Aturan Mencuci Motor agar Tetap Awet dan Kinclong

Imam Fathoni • Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:59 WIB
Ilustrasi mencuci kendaraan roda dua (Sumber Foto : Imam Fathoni/JPRK)
Ilustrasi mencuci kendaraan roda dua (Sumber Foto : Imam Fathoni/JPRK)

JP Radar Kediri - Motor yang bersih memang sedap dipandang. Namun, tidak sedikit pemilik kendaraan yang justru melakukan kesalahan saat mencuci motor. Alih-alih membuat motor lebih awet, cara mencuci yang keliru justru dapat merusak beberapa komponen.

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung menyiram motor ketika mesin masih panas setelah digunakan. Perubahan suhu secara mendadak berpotensi membuat beberapa komponen logam mengalami pemuaian dan penyusutan yang tidak ideal. Karena itu, sebaiknya tunggu sekitar 15–30 menit hingga suhu mesin turun sebelum mulai mencuci.

Selain itu, hindari menggunakan semprotan air bertekanan tinggi ke bagian kelistrikan, panel meter, lubang knalpot, bearing roda, maupun area rantai. Tekanan air yang terlalu kuat dapat memaksa air masuk ke sela-sela komponen sehingga berisiko memicu karat atau gangguan kelistrikan.

Baca Juga: Luka Lecet Akibat Kecelakaan Motor, Begini Cara Merawatnya agar Cepat Sembuh

Pemilik motor juga disarankan menggunakan sampo khusus kendaraan. Sabun cuci piring atau deterjen memang mampu mengangkat kotoran, tetapi kandungan bahan kimianya dapat mempercepat pudarnya lapisan cat dan membuat permukaan bodi kusam jika digunakan terus-menerus.

Saat membersihkan bodi, gunakan spons atau kain mikrofiber yang lembut agar tidak menimbulkan goresan halus. Mulailah mencuci dari bagian atas motor, kemudian lanjut ke bagian bawah yang biasanya lebih kotor. Dengan cara ini, kotoran tidak kembali menempel pada bagian yang sudah bersih.

Untuk area rantai pada motor bebek dan sport, bersihkan menggunakan sikat halus atau cairan pembersih khusus. Setelah rantai kering, segera berikan pelumas agar pergerakannya tetap halus dan umur pakainya lebih panjang.

Baca Juga: Cara Merawat Baterai Motor Listrik agar Tidak Cepat Rusak

Usai proses pencucian, jangan biarkan motor mengering sendiri di bawah sinar matahari. Sebaiknya segera lap menggunakan kain mikrofiber yang bersih agar tidak muncul bercak air pada bodi maupun kaca spion.

Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah menyalakan mesin selama beberapa menit. Cara ini membantu menguapkan sisa air yang mungkin masih menempel pada bagian mesin atau sistem pembuangan, sekaligus memastikan seluruh komponen kelistrikan tetap bekerja normal setelah dicuci.

Dengan menerapkan cara mencuci yang benar, tampilan motor akan tetap bersih sekaligus membantu menjaga performa dan usia pakai berbagai komponennya. (*)

Editor : Mahfud
#roda dua #perawatan. kinclong #cuci motor #motor