JP Radar Kediri – Motor matic Yamaha bekas masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena harganya lebih terjangkau dibanding unit baru. Namun, calon pembeli sebaiknya tidak hanya tergiur harga murah. Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan agar tidak menanggung biaya perbaikan besar setelah motor dibawa pulang.
Berikut beberapa bagian penting yang wajib dicek sebelum membeli motor matic Yamaha bekas.
1. Kondisi mesin Nyalakan mesin saat masih dingin. Mesin yang sehat memiliki suara halus, langsam stabil, dan tidak muncul bunyi kasar atau ngelitik. Perhatikan juga apakah terdapat rembesan oli di blok mesin.
2. CVT menjadi komponen yang paling sering bermasalah pada motor matic. Saat test ride, rasakan apakah muncul getaran, gredek, atau suara berisik ketika berakselerasi. Gejala tersebut bisa menandakan roller, kampas kopling, atau mangkok kopling mulai aus.
3. Asap knalpot Pastikan knalpot tidak mengeluarkan asap putih maupun hitam. Asap putih dapat mengindikasikan piston atau ring piston bermasalah, sedangkan asap hitam bisa menunjukkan pembakaran tidak normal atau kebocoran pada komponen tertentu.
4. Kelistrikan Periksa lampu utama, lampu rem, lampu sein, klakson, starter elektrik hingga panel speedometer. Semua harus berfungsi normal karena kerusakan kelistrikan sering membutuhkan biaya tambahan.
5. Kaki-kaki Cek suspensi depan dan belakang, komstir, velg, serta ban. Pastikan tidak ada bunyi aneh saat motor dikendarai dan ban tidak aus sebelah yang bisa menjadi tanda rangka atau kaki-kaki bermasalah.
6. Bodi dan rangka Amati apakah terdapat bekas las, retak, atau cat yang berbeda warna. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi motor pernah mengalami kecelakaan cukup parah.
7. Nomor rangka dan nomor mesin Cocokkan nomor rangka serta nomor mesin dengan STNK dan BPKB. Jangan lanjutkan transaksi apabila terdapat perbedaan data karena berisiko menimbulkan masalah hukum.
8. Riwayat servis Jika memungkinkan, pilih motor yang memiliki riwayat servis rutin, terutama di bengkel resmi Yamaha. Riwayat perawatan menjadi nilai tambah karena kondisi motor lebih mudah dilacak.
9. Odometer Jangan hanya percaya angka kilometer. Sesuaikan dengan kondisi fisik motor. Odometer rendah belum tentu asli jika pedal, jok, dan handgrip sudah terlihat sangat aus.
10. Test ride Sebelum deal, lakukan test ride. Rasakan akselerasi, pengereman, kestabilan setang, dan dengarkan apakah muncul suara aneh saat motor berjalan. Cara ini menjadi langkah paling efektif untuk mengetahui kondisi motor secara langsung.
Selain itu, pembeli juga disarankan mengecek status pajak kendaraan dan memastikan tidak ada tunggakan sebelum melakukan transaksi agar proses balik nama berjalan lebih mudah. (*)
Editor : Mahfud