Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Penyebab Motor Sulit Dinyalakan saat Distarter, Hindari agar Tak Bikin Repot

Imam Fathoni • Senin, 22 Juni 2026 | 13:01 WIB
Ilustrasi pengendara sedang menstarter sepeda motor (Sumber foto : blackxperience.com)
Ilustrasi pengendara sedang menstarter sepeda motor (Sumber foto : blackxperience.com)

JP Radar Kediri - Motor yang susah distarter menjadi salah satu masalah yang sering dikeluhkan pengendara. Kondisi ini bisa terjadi baik pada motor injeksi maupun karburator, dan umumnya disebabkan oleh beberapa faktor mulai dari aki lemah hingga sistem bahan bakar yang bermasalah.

Karyawan bengkel motor Makmur Jaya, Yahya Rohanuddin (25), mengatakan penyebab paling umum motor sulit dinyalakan adalah kondisi aki yang mulai melemah. Saat aki tidak mampu menyuplai daya listrik yang cukup, motor akan sulit hidup meskipun tombol starter sudah ditekan berulang kali.

"Kalau saat tombol starter ditekan terdengar suara lemah atau bahkan tidak ada respons sama sekali, kemungkinan besar aki sudah tekor atau tegangannya turun. Ini yang paling sering terjadi," ujarnya.

Baca Juga: Knalpot Motor Matic Berasap? Kenali Penyebabnya Sebelum Kerusakan Semakin Parah

Selain aki, busi yang kotor atau sudah aus juga dapat menyebabkan proses pembakaran tidak berjalan optimal. Akibatnya mesin sulit menyala, terutama saat pagi hari atau setelah motor lama tidak digunakan.

Menurut Yahya, pengendara juga perlu memeriksa kondisi bahan bakar. Tangki yang hampir kosong, bensin yang sudah lama mengendap, hingga injektor yang kotor dapat menghambat suplai bahan bakar ke ruang bakar.

"Motor injeksi juga bisa susah hidup kalau injektornya kotor. Karena itu servis berkala penting supaya sistem bahan bakarnya tetap bersih," tambahnya.

Untuk mengatasi motor yang susah distarter, pemilik kendaraan disarankan melakukan beberapa langkah sederhana. Pertama, periksa kondisi aki dan pastikan tegangannya masih dalam batas normal. Kedua, cek busi dan bersihkan jika terdapat kerak atau kotoran. Ketiga, pastikan bahan bakar tersedia dan berkualitas baik.

Baca Juga: Sensor Injeksi Bermasalah, Performa Motor Menurun dan Boros BBM

Selain itu, pengendara juga dianjurkan melakukan servis rutin sesuai jadwal agar kondisi mesin, sistem kelistrikan, dan bahan bakar tetap terjaga.

"Jangan menunggu motor benar-benar mogok. Kalau mulai terasa susah distarter, segera periksa penyebabnya. Biasanya kerusakan masih ringan dan biaya perbaikannya tidak terlalu besar," pungkasnya.

Dengan perawatan yang rutin dan pemeriksaan berkala, masalah motor susah distarter dapat dicegah sehingga kendaraan tetap nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari. (*)

Editor : Mahfud
#tips dan trik motor #starter motor #starter mati #Reparasi #Motor Injeksi