JP Radar Kediri – Popularitas Vespa di Kabupaten Kediri terus berkembang. Tidak hanya Vespa matic keluaran terbaru, Vespa lawas atau klasik juga masih memiliki banyak penggemar. Meski sama-sama mengusung nama Vespa, keduanya menawarkan karakter dan pengalaman berkendara yang berbeda.
Perbedaan paling mencolok terletak pada sistem transmisi. Vespa lawas masih menggunakan transmisi manual dengan perpindahan gigi di setang sebelah kiri. Pengendara harus mengoperasikan kopling dan memindahkan gigi secara manual saat berkendara. Sementara Vespa matic menggunakan transmisi otomatis CVT yang lebih praktis dan mudah digunakan sehari-hari.
Baca Juga: Pecinta Vespa Di Kediri Terus Bertambah, Komunitas Baru Berunculan
Dari sisi mesin, sebagian besar Vespa klasik mengandalkan mesin dua langkah (2-tak) dengan konstruksi yang relatif sederhana. Sedangkan Vespa matic modern menggunakan mesin empat langkah (4-tak) berteknologi injeksi yang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Tampilan juga menjadi pembeda utama. Vespa lawas mempertahankan desain retro yang identik dengan bodi membulat dan nuansa klasik. Banyak pecinta Vespa memilih model lawas karena nilai historis dan estetika yang dianggap ikonik. Sementara Vespa matic hadir dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan ciri khas desain Vespa.
Baca Juga: Forscook Kediri Tolak Keberadaan "Vespa Sampah", Utamakan Keselamatan Berkendara
Dalam hal perawatan, Vespa klasik dinilai memiliki sistem mekanis yang lebih sederhana sehingga mudah dipahami oleh penghobi yang gemar memperbaiki kendaraan sendiri. Namun, ketersediaan suku cadang tertentu terkadang menjadi tantangan karena usia kendaraan yang sudah tua.
Sebaliknya, Vespa matic menawarkan kenyamanan dan kemudahan penggunaan. Teknologi yang lebih modern membuat performa mesin lebih halus serta cocok digunakan untuk mobilitas harian di perkotaan.
Baca Juga: Bertahan Hampir 20 Tahun, Scuwat Jadi Rumah Pecinta Vespa di Kediri
Selain faktor teknis, banyak penggemar menganggap Vespa lawas memiliki nilai emosional dan koleksi yang tinggi. Bahkan beberapa unit dengan kondisi orisinal dapat mengalami kenaikan harga seiring bertambahnya usia kendaraan.
Meski memiliki karakter berbeda, baik Vespa lawas maupun Vespa matic tetap memiliki komunitas penggemar yang kuat. Pilihan antara keduanya umumnya bergantung pada kebutuhan pengguna, apakah mengutamakan nilai klasik dan hobi restorasi atau kenyamanan untuk mobilitas sehari-hari. (*)
Editor : Mahfud