KABUPATEN, JP Radar Kediri – Kecintaan terhadap Vespa yang tumbuh sejak masa sekolah mengantarkan Sigit Widodo, 43, mendirikan komunitas Scooter Wates Kediri (Scuwat) pada 2006.
Hingga kini, komunitas yang berbasis di Kecamatan Wates tersebut masih aktif mewadahi para pecinta skuter klasik sekaligus menjadi bagian dari perkembangan komunitas Vespa di Kabupaten Kediri.
Sigit menceritakan, ketertarikannya terhadap Vespa sudah muncul sejak duduk di bangku SMP. Saat itu dirinya sering membantu di bengkel umum dan merasa senang setiap kali melihat Vespa masuk untuk diperbaiki.
"Sejak kecil saya sudah suka Vespa. Dulu ikut di bengkel umum, kalau ada Vespa servis rasanya senang sekali melihatnya," ujarnya saat ditemui di Oemah Vespa, Dusun Ndadapan, Desa Tawang, Kecamatan Wates.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Danang Ki Asmoro, Modifikator Vespa Kediri Beromzet Puluhan Juta
Meski sudah menggemari Vespa sejak remaja, Sigit baru bisa mengendarainya sendiri saat bersekolah di STM. Kala itu dirinya meminjam Vespa milik ayah temannya untuk belajar berkendara. Setelah itu, kecintaannya terhadap skuter asal Italia tersebut semakin tumbuh.
Vespa pertama yang dimiliki Sigit merupakan Vespa Super keluaran 1978. Dari kendaraan itulah dirinya mulai aktif mengikuti berbagai kegiatan komunitas hingga akhirnya mendirikan Scuwat pada 2006.
Menurut Sigit, Scuwat dibangun bukan hanya sebagai wadah hobi, tetapi juga tempat mempererat persaudaraan antarpecinta Vespa. Nilai kebersamaan menjadi alasan utama dirinya tetap bertahan di dunia skuter hingga sekarang.
"Yang saya dapat dari Vespa itu kebersamaan dan solidaritasnya. Saat touring, kalau ada teman mogok pasti dibantu. Dari situ persaudaraannya terasa," katanya.
Selain aktif menggelar touring, anggota Scuwat juga rutin mengikuti kegiatan sosial bersama komunitas Vespa lainnya. Salah satunya santunan pada bulan Ramadan yang melibatkan berbagai klub di Kediri.
Kini, Scuwat menjadi salah satu komunitas yang tergabung dalam Forum Scooter Kediri (Forscook), forum yang menaungi sekitar 27 klub Vespa di Kabupaten Kediri. Sigit sendiri saat ini dipercaya menjadi Ketua Forscook periode 2024–2029.
Menurutnya, minat masyarakat terhadap Vespa terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu ditandai dengan semakin banyaknya kegiatan dan komunitas Vespa yang bermunculan.
"Animo masyarakat terhadap Vespa semakin besar. Sekarang banyak yang kembali menyukai Vespa klasik dan merawatnya dengan baik," pungkasnya. (C2)
Editor : Andhika Attar Anindita