JP Radar Kediri – Musim hujan datang, dan bagi pengendara motor, ancaman terbesarnya selain jalanan licin adalah genangan air atau banjir. Sudah menjadi pemandangan umum melihat sepeda motor tiba-tiba mogok dan "terkapar" setelah nekat menerobos genangan yang dalam.
Apa sebenarnya yang terjadi pada mesin motor hingga menyebabkan mogok mendadak?
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai penyebab dan mekanisme motor mogok di air tergenang.
Pertama, penyebab utama adalah air menghirup udara ke Ruang Bakar. Prinsip mesin pembakaran internal, termasuk mesin motor, adalah menghisap campuran udara dan bensin, mengkompresinya, lalu membakarnya dengan busi untuk menghasilkan tenaga.
Saluran masuk udara (air intake) pada motor biasanya terletak di sekitar bagian depan atau bawah sepeda motor, dekat dengan roda. Saat menerobos genangan air yang dalam, air dapat terhisap secara paksa ke dalam saluran ini.
Apa yang Terjadi? Udara bersih yang seharusnya terhisap, tercampur atau bahkan digantikan oleh air. Berbeda dengan udara yang bisa ditekan di dalam silinder, air tidak bisa.
Ketika piston bergerak naik untuk mengkompresi cairan di ruang bakar, ia menemui "tembok" air. Piston berusaha menekan sesuatu yang tidak bisa ditekan.
Hasilnya adalah water hammer effect atau benturan keras di dalam mesin. Gaya ini bisa sangat dahsyat sehingga menyebabkan kerusakan parah, yang dikenal sebagai Hydrostatic Lock (Hydrolock).
Dampak Hydrolocknya mogok instan dan terjadi kerusakan parah. Dan jelas biaya perbaikan mahal.
Kedua, sistem kelistrikan terganggu. Selain masalah di ruang bakar, air adalah musuh utama kelistrikan. Komponen yang terdampak antara lain busì (Spark Plug), konsleting, koil pengapian, ECU (Engine Control Unit), soket-soket kabel dan sensor.
Ketiga, knalpot kemasukan air. Saluran pembuangan (knalpot) juga rentan kemasukan air. Jika ujung knalpot terendam, tekanan air dari luar dapat menghalangi gas buang untuk keluar.
Hal ini menciptakan tekanan balik di dalam sistem pembuangan dan dapat "mencekik" mesin, membuatnya kehilangan tenaga dan akhirnya mati. Meskipun biasanya tidak separah hydrolock, air di knalpot tetap bisa menyebabkan mesin mogok.
Lalu, apa yang harus dilakukan jika terjebak genangan? Tentunya jangan panik. Jangan mencoba starter ulang mesin secara paksa!
Dorong motor ke tempat yang kering dan aman. Ini adalah langkah paling penting. Jangan Menyalakan Mesin! Periksa saluran udara, keringkan sistem kelistrikan, dan bawa ke bengkel.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah