JP Radar Kediri – Simbol-simbol pada panel speedometer mobil bukan sekadar hiasan.
Mereka merupakan sistem peringatan dini yang dirancang untuk memberi tahu pengemudi tentang kondisi kendaraan.
Salah satu simbol yang sering membuat khawatir pengemudi adalah simbol baterai yang tiba-tiba menyala saat mobil berjalan.
Apa arti dari tanda ini? Apakah selalu berarti aki rusak? Berikut penjelasan penyebab dan solusinya.
INFORMASI PENDAFTARAN KOMPETISI KOMPETENSI AKADEMIK 2025
Apa itu kompetisi kempetensi akademik? Baca di sini
Daftar di link berikut: https://rkomnibus.com/
Contac person: 0813-3563-2111 (heri)
Simbol baterai yang menyala di dashboard biasanya tidak selalu berarti aki mobil rusak, melainkan menunjukkan adanya masalah pada sistem pengisian listrik kendaraan.
Terutama pada alternator (dynamo ampere), regulator tegangan, tegangan aki yang tidak stabil, dan kerusakan kabel atau konektor.
Dengan kata lain, lampu ini adalah indikator bahwa baterai (aki) tidak sedang diisi dengan baik oleh sistem pengisian.
Namun, penyebab umum simbol baterai menyala diantaranya pertama adalah alternator rusak atau lemah.\
Alternator berfungsi mengisi ulang aki saat mesin berjalan. Jika rusak, aki tidak akan terisi, dan mobil hanya akan mengandalkan daya sisa dari aki.
Kedua, bisa juga karena kabel atau konektor kendor atau berkarat.
Sambungan kabel yang longgar atau berkarat bisa menyebabkan arus listrik tidak mengalir dengan sempurna dari alternator ke aki.
Ketiga, kerusakan regulator tegangan. Regulator mengatur tegangan dari alternator agar sesuai dengan kebutuhan aki. Jika rusak, tegangan bisa terlalu tinggi atau rendah.
Keempat, V-Belt atau Drive Belt putus atau kendur. Belt ini menghubungkan mesin dengan alternator. Jika lepas atau putus, alternator tidak berputar sehingga tidak bisa mengisi aki.
Kelima, aki lemah atau soak. Meski bukan penyebab utama, aki yang sudah tua dan tidak bisa menyimpan daya dengan baik juga bisa memicu lampu indikator baterai menyala.
Lantas, apa yang harus dilakukan jika simbol baterai menyala?
Hal yang pertama dilakukan adalah jangan panik. Tetap tenang jika indikator baterai menyala saat berkendara, kendaraan biasanya masih bisa berjalan untuk sementara waktu.
Kedua, matikan peralatan listrik yang tidak perlu seperti AC, lampu, audio, dan charger agar beban aki tidak terlalu besar.
Ketiga, segera periksa ke bengkel terdekat sistem pengisian perlu dicek oleh teknisi, terutama alternator dan sambungan kabel.
Keempat, hindari mematikan mesin. Jika kamu berada di tempat yang jauh dari bengkel, usahakan mesin tetap menyala hingga kamu tiba di tempat servis. Karena jika mesin mati, mungkin mobil tidak bisa distarter kembali.
Lalu, ini risiko jika diabaikan. Antara lain jika dibiarkan, aki akan habis dayanya dan kendaraan tidak bisa dihidupkan kembali.
Bisa juga mogok di tengah jalan. Dan mengalami kerusakan pada sistem kelistrikan lainnya.
Jadi, simbol baterai yang menyala di speedometer bukan sekadar masalah aki, melainkan sinyal bahwa ada masalah pada sistem pengisian daya kendaraan.
Penting untuk segera memeriksakan kendaraan ke bengkel agar kerusakan tidak merambat ke komponen lain.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah