Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jangan Panik! Ini Cara Aman dan Antimundur Mengendarai Mobil Matic di Tanjakan

Mohammad Basid Alharis • Senin, 11 Agustus 2025 | 22:35 WIB

 

Ilustrasi mobil saat menanjak.
Ilustrasi mobil saat menanjak.

JP Radar Kediri – Mengendarai mobil matic memang terasa lebih praktis dibandingkan dengan mobil manual, terutama dalam kondisi jalanan kota yang padat.

Namun, saat menghadapi jalan menanjak, banyak pengemudi merasa gugup karena khawatir mobil akan mundur atau kehilangan tenaga.

Berikut ini adalah cara yang tepat dan aman mengendarai mobil matic di tanjakan agar tetap nyaman dan tidak membahayakan pengguna jalan lain.

INFORMASI PENDAFTARAN KOMPETISI KOMPETENSI AKADEMIK 2025

Apa itu kompetisi kempetensi akademik? Baca di sini

Daftar di link berikut: https://rkomnibus.com/

Contac person: 0813-3563-2111 (heri)

Sebelum masuk ke teknik berkendara, penting untuk mengetahui jenis transmisi mobil matic mulai dari konvensional (AT), CVT (Continuously Variable Transmission), Triptonic / Manual Mode, dan AGS (Auto Gear Shift).

Masing-masing punya karakter berbeda, namun prinsip dasarnya hampir sama saat menanjak.

Lalu, menggunakan mode yang tepat. Biasanya pada tuas transmisi terdapat pilihan seperti P (Park), R (Reverse), N (Neutral), D (Drive) dan 2 / L / S (Low Gear)

Saat menanjak menggunakan D untuk tanjakan ringan. Lalu, menggunakan 2 atau L (Low gear) untuk tanjakan curam agar torsi mesin lebih kuat dan mobil tidak mudah kehilangan tenaga.

Jika mobil Anda memiliki mode manual (+/-), turunkan ke gigi rendah secara manual.

Ini Teknik saat berhenti di Tanjakan. Jika Anda harus berhenti di tanjakan (misalnya saat lampu merah atau macet), lakukan salah satu dari beberapa teknik berikut.

Menggunakan rem tangan (Handbrake) dengan menarik rem tangan saat berhenti. Lalu, injak gas perlahan sambil melepaskan rem tangan secara bertahap.

Apabila mobil akan bergerak tanpa mundur ini adalah cara paling aman dan dianjurkan, terutama untuk pemula.

Menggunakan rem kaki dan gas caranya dengan injak rem dengan kaki kiri (jika terbiasa).

Injak gas dengan kaki kanan sampai RPM naik sedikit. Dan melepas rem secara perlahan.

Dengan catatan teknik ini memerlukan latihan dan kontrol yang baik agar tidak membuat mobil loncat atau slip.

Kemudian, jika di Tanjakan hindari sering menginjak gas terlalu dalam. Sebab menginjak gas terlalu dalam bisa menyebabkan ban slip, terutama saat tanjakan licin (basah atau berbatu). Injak gas secara perlahan dan bertahap agar tenaga tersalurkan dengan baik.

Lalu, jangan terlalu lama di setengah tanjakan. Kalau tanjakan terlalu panjang dan ragu, lebih baik cari tempat rata atau aman untuk berhenti sejenak. Hindari memaksa mobil menanjak dalam posisi "setengah tanjakan" terlalu lama karena bisa membuat transmisi cepat panas dan rusak.

Juga harus memperhatikan kondisi Mobil. Jadi harus memastikan mobil dalam kondisi prima mulai dari oli transmisi terjaga.

Rem dalam kondisi baik dan ban tidak botak (penting untuk traksi di tanjakan)

Dan menggunakan fitur hill start assist (jika ada). Mobil matic modern biasanya sudah dilengkapi fitur Hill Start Assist, yang menahan mobil beberapa detik agar tidak mundur saat pindah dari rem ke gas. Jika mobil Anda memiliki fitur ini, manfaatkan sebaik mungkin.

Jadi, mengemudi mobil matic di tanjakan sebenarnya cukup mudah jika memahami teknik dan menggunakan fitur kendaraan secara tepat.

Kunci utamanya adalah tenang, jangan panik, dan lakukan semua langkah dengan halus. Dengan latihan rutin akan semakin percaya diri menaklukkan berbagai medan, termasuk tanjakan curam sekalipun.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#mobil matic #Lebih Praktis #Mengendarai #jalanan #cara aman