JP Radar Kediri – Memasang kaca film pada mobil adalah salah satu modifikasi yang paling umum dilakukan oleh pemilik kendaraan.
Selain untuk menambah estetika, kaca film juga dianggap memberikan berbagai manfaat, seperti mengurangi silau dan melindungi privasi.
Namun, di balik keuntungannya, ada juga beberapa kerugian yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memasangnya.
Berikut keuntungan memasang kaca film mobil.
Pertama, perlindungan dari sinar ultra violet (UV). Kaca film berkualitas baik dapat memblokir hingga 99 persen sinar UV yang berbahaya bagi kulit dan mata.
Ini penting untuk mencegah risiko kanker kulit dan kerusakan interior mobil akibat paparan sinar matahari.
Kedua, mengurangi silau dan panas. Dengan kaca film, panas matahari bisa dikurangi hingga 50 sampai 70 persen.
Sehingga kabin mobil lebih nyaman dan AC tidak perlu bekerja terlalu keras. Selain itu, kaca film juga mengurangi silau saat berkendara di siang hari.
Ketiga, privasi lebih terjaga. Kaca film dengan tingkat kegelapan tertentu (misalnya 20 persen atau 30 persen) membuat orang luar sulit melihat ke dalam mobil, sehingga privasi penumpang lebih terjaga.
Keempat, mencegah kaca pecah berantakan. Beberapa jenis kaca film memiliki lapisan anti-shatter yang membantu menahan kaca agar tidak pecah berantakan saat terjadi benturan atau kecelakaan.
Kelima, estetika lebih menarik. Kaca film memberikan kesan lebih mewah dan rapi pada mobil, terutama jika dipilih warna yang sesuai dengan warna bodi kendaraan.
Lalu, berikut kelemahan memasang kaca film mobil.
Pertama, melanggar aturan lalu lintas. Di Indonesia, tingkat kegelapan kaca film diatur dalam Peraturan Kapolri No. 5 Tahun 2012. Kaca depan hanya boleh memiliki transparansi minimal 70 persen.
Sedangkan samping dan belakang minimal 40 persen. Jika terlalu gelap, mobil bisa kena tilang atau tidak lulus uji emisi.
Kedua, mengganggu penglihatan di Malam Hari. Kaca film yang terlalu gelap bisa mengurangi visibilitas pengemudi, terutama saat malam hari atau di kondisi cuaca buruk seperti hujan dan kabut.
Ketiga, harga berkualitas baik relatif mahal. Kaca film murah seringkali mudah mengelupas, berubah warna, atau tidak efektif menahan panas.
Keempat, risiko bubbling dan mengelupas. Jika pemasangan tidak profesional atau kualitas kaca film rendah, bisa muncul gelembung udara (bubbling) atau kaca film mengelupas seiring waktu.
Kelima, sulit dibersihkan jika salah pemasangan. Beberapa kaca film yang dipasang asal-asalan bisa membuat kotoran atau bekas sabun menempel permanen, sehingga sulit dibersihkan.
Jadi, memasang kaca film mobil memiliki banyak manfaat, terutama untuk kenyamanan dan keamanan. Namun, pastikan memilih kualitas terbaik dan sesuai aturan hukum agar tidak menimbulkan masalah.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah