JP Radar Kediri – Banyak pengendara mobil yang secara tidak sadar membiarkan AC (air conditioner) dalam kondisi menyala saat mematikan dan menyalakan kembali mesin mobil.
Meski terlihat sepele, kebiasaan ini ternyata dapat berdampak pada beberapa komponen kendaraan, terutama dalam jangka panjang.
Berikut adalah penjelasan mengenai dampak-dampak yang mungkin timbul ketika mobil dinyalakan dengan AC masih aktif.
Pertama, beban kerja starter dan aki meningkat. Ketika mobil dinyalakan, sistem starter dan aki harus bekerja ekstra untuk menghidupkan mesin.
Jika AC masih dalam posisi ON, maka saat kunci kontak diputar, kompresor AC akan langsung aktif. Hal ini menambah beban awal bagi aki dan motor starter, terutama pada kendaraan dengan sistem kelistrikan yang sudah menua.
Dampaknya aki lebih cepat tekor atau rusak. Proses starter menjadi lebih berat dan lambat. Dan umur starter motor berkurang.
Kedua, kompresor AC berisiko terkena lonjakan tegangan. Kompresor AC bekerja menggunakan tenaga dari mesin dan terhubung ke sistem kelistrikan.
Jika AC langsung menyala saat mesin belum stabil atau putaran mesin masih rendah, kompresor bisa mengalami tekanan yang tidak ideal, serta terkena lonjakan arus listrik yang bisa mempercepat keausan.
Dampaknya adalah kompresor cepat aus atau rusak. Pendinginan AC tidak optimal. Dan biaya perbaikan AC bisa tinggi.
Ketiga, dapat mengurangi efisiensi bahan bakar. AC yang langsung menyala saat mesin hidup dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar secara tidak efisien, terutama jika mesin masih dalam kondisi dingin.
Mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan kompresor AC sebelum mencapai suhu kerja optimal.
Keempat, membuat kenyamanan menurun di musim dingin atau dingin ekstrem. Pada kondisi suhu lingkungan rendah, AC yang langsung menyala dapat membuat suhu kabin menjadi tidak nyaman karena sistem belum mencapai suhu ideal.
Selain itu, mesin juga butuh waktu untuk menyesuaikan beban kerja dengan suhu dingin yang memperlambat pembakaran awal.
Ada tips penggunaan AC yang benar untuk menghindari dampak-dampak di atas. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sebagai berikut.
Pertama, matikan AC sebelum mematikan mesin. Ini membantu mengurangi beban saat menyalakan kembali mobil.
Kedua, nyalakan AC setelah mesin hidup stabil. Tunggu beberapa detik setelah mesin menyala sebelum menyalakan AC.
Ketiga, rutin servis AC dan sistem kelistrikan. Perawatan berkala akan menjaga performa sistem pendingin dan komponen mesin.
Jadi, meskipun terlihat sepele, menyalakan mobil dengan AC masih menyala dapat berdampak negatif pada komponen mobil seperti aki, motor starter, dan kompresor AC.
Untuk menjaga performa kendaraan dan menghindari kerusakan dini, sebaiknya biasakan mematikan AC sebelum mematikan mesin dan menyalakannya kembali setelah mesin stabil.
Kebiasaan kecil ini bisa membantu memperpanjang usia komponen mobil dan menghemat biaya perawatan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah