Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cara Menyalakan AC Mobil yang Benar setelah Parkir Lama dalam Kondisi Panas

Mohammad Basid Alharis • Minggu, 20 Juli 2025 | 01:29 WIB
Ilustrasi mobil dengan AC yang menyala.
Ilustrasi mobil dengan AC yang menyala.

JP Radar Kediri - Parkir mobil di tempat terbuka di bawah terik matahari bisa menyebabkan suhu kabin meningkat drastis, bahkan bisa mencapai lebih dari 60°C.

Jika Anda langsung menyalakan AC begitu masuk ke dalam mobil yang panas, tidak hanya tidak efektif dalam mendinginkan kabin.

Tetapi juga dapat membebani sistem AC dan berdampak pada kenyamanan serta efisiensi bahan bakar.

Berikut adalah langkah-langkah menyalakan AC mobil dengan benar setelah mobil diparkir lama dalam kondisi panas.

Pertama, buka semua pintu dan jendela terlebih dahulu. Setelah masuk ke mobil yang panas, jangan langsung menyalakan AC.

Sebaiknya buka semua pintu atau minimal jendela selama 30 detik hingga 1 menit untuk mengeluarkan udara panas yang terperangkap di dalam kabin.

Udara panas di dalam mobil bisa 2 sampai 3 kali lebih tinggi dari suhu luar. Mengeluarkannya lebih dulu akan mempercepat proses pendinginan.

Kedua, hidupkan mesin tanpa menyalakan AC terlebih dahulu. Nyalakan mesin mobil dan biarkan berjalan selama beberapa detik.

Pada mobil dengan sistem AC otomatis, pastikan mode AC dimatikan saat menyalakan mesin untuk menghindari beban mendadak pada kompresor.

Ketiga, atur blower pada kecepatan maksimal, tanpa AC (Mode Fan).

Sebelum menyalakan AC, nyalakan kipas blower saja (tanpa mode pendinginan/AC) selama sekitar 30 detik dengan jendela masih sedikit terbuka. Ini membantu menghembuskan sisa panas dari saluran udara.

Keempat, tutup jendela secara bertahap, lalu aktifkan AC.

Setelah udara dalam kabin terasa sedikit lebih sejuk dan sirkulasi mulai mengalir, baru aktifkan AC dan atur ke suhu rendah (cold), tapi jangan langsung ke suhu terdingin maksimal. Tutup jendela secara bertahap setelah AC mulai terasa dingin.

Kelima, gunakan mode resirkulasi setelah kabin mulai dingin.

Setelah suhu kabin mulai stabil dan terasa nyaman, aktifkan mode resirkulasi (recirculation) untuk mendinginkan udara yang sudah dingin di dalam mobil, bukan mengambil udara panas dari luar. Ini membantu AC bekerja lebih efisien.

Keenam, jangan langsung mengarahkan angin AC ke wajah. Pada suhu kabin yang sangat panas, udara dari ventilasi AC akan tetap hangat di awal.

Mengarahkannya langsung ke wajah bisa membuat tidak nyaman dan bahkan menyebabkan pusing. Arahkan angin ke bagian tengah atau ke atas untuk sirkulasi yang merata.

Ini tips untuk menjaga performa AC mobil sebagai berikut.

Gunakan sunshade (pelindung kaca depan) saat parkir di bawah matahari.

Parkir di tempat teduh bila memungkinkan.

Bersihkan filter kabin AC secara rutin.

Servis AC secara berkala untuk memastikan performanya tetap optimal.

Jadi, menyalakan AC mobil dengan cara yang benar setelah parkir lama di tempat panas bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga tentang menjaga keawetan sistem pendingin dan efisiensi energi kendaraan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa menikmati kabin yang cepat dingin tanpa membebani komponen AC secara berlebihan.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#perawatan ac mobil #AC Mobil Bau #mobil #ac mobil