Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jangan Anggap Sepele! Ini Cara Mengatasi Mobil yang Mengalami Overheat.

Mohammad Basid Alharis • Minggu, 13 Juli 2025 | 03:57 WIB
Ilustrasi mobil mengalami overheat.
Ilustrasi mobil mengalami overheat.

JP Radar Kediri - Overheat atau mesin mobil yang terlalu panas merupakan salah satu masalah serius yang bisa terjadi saat berkendara.

Jika tidak segera ditangani, overheat bisa menyebabkan kerusakan permanen pada mesin, seperti silinder head melengkung atau bahkan turun mesin. 

Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk mengetahui cara mengatasi dan mencegah overheat.

Sebelum mengatasi, kenali beberapa penyebab umum mobil mengalami overheat.

Antara lain karena kekurangan air radiator. Kebocoran sistem pendingin. Kipas radiator tidak berfungsi. Thermostat macet, radiator tersumbat atau kotor, dan pompa air (water pump) rusak.

Langkah-Langkah Mengatasi Mobil Overheat sebagai berikut.

Pertama, segera hentikan mobil di tempat aman. Jika indikator suhu naik drastis atau Anda melihat asap keluar dari kap mesin, segera menepi dan matikan mesin.

Memaksa mobil tetap berjalan dalam kondisi overheat dapat memperparah kerusakan.

Kedua, jangan langsung membuka tutup radiator. Tunggu setidaknya 15–30 menit hingga mesin benar-benar dingin. 

Membuka tutup radiator saat mesin masih panas bisa menyebabkan semburan uap panas dan air mendidih yang berbahaya.

Ketiga, periksa level air radiator dan rangki reservoir. Setelah mesin dingin, periksa apakah air radiator habis.

Jika iya, tambahkan air radiator (coolant) atau air bersih sebagai alternatif darurat. Namun, penggunaan coolant tetap lebih disarankan.

Keempat, cek selang dan kipas radiator. Periksa apakah ada kebocoran pada selang atau kerusakan pada kipas radiator.

Jika kipas tidak berputar saat suhu mesin tinggi, kemungkinan ada masalah pada motor kipas atau sekringnya.

Kelima, nyalakan mesin dan pantau suhu. Setelah mengisi air dan memastikan sistem aman, nyalakan mesin dan lihat apakah suhu kembali normal.

Jika suhu tetap tinggi, sebaiknya mobil dibawa ke bengkel terdekat menggunakan towing.

 Baca Juga: Jangan Sembarangan Cuci Mobil! Ini Caranya biar Cat dan Komponen Mobil Aman

Kalau sudah mengetahui penyebab dan langkahnya, maka harus tahu tindakan pencegahan agar mobil tidak overheat.

Mulai dari rutin memeriksa dan mengisi coolant. Membersihkan radiator secara berkala

Mengganti thermostat dan water pump sesuai jadwal. Dan tidak memaksa kendaraan bekerja terlalu berat, terutama saat cuaca panas

Overheat pada mobil tidak boleh dianggap sepele. Dengan memahami penyebab dan cara menanganinya, Anda bisa meminimalkan risiko kerusakan mesin.

 Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Perawatan Sepeda Motor secara Berkala Sangat Dianjurkan


Jangan lupa untuk selalu melakukan servis berkala agar sistem pendingin tetap bekerja optimal. Jika ragu, sebaiknya segera konsultasikan ke bengkel profesional.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#otomotif #mobil #Overheat