Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Nitrogen atau Angin Biasa? Pilih Mana untuk Tekanan Ban Mobil yang Optimal?

Internship Radar Kediri • Jumat, 13 Juni 2025 | 18:10 WIB
Nitrogen atau Angin Biasa?
Nitrogen atau Angin Biasa?

JP Radar Kediri - Menjaga tekanan ban mobil yang tepat sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan berkendara. Saat ini, banyak bengkel menawarkan dua pilihan pengisian ban, yaitu dengan nitrogen dan angin biasa. Lalu, apa perbedaan nitrogen dan angin biasa untuk isi tekanan ban mobil? Mana yang lebih unggul? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Isi Ban dengan Nitrogen?

Nitrogen adalah gas yang lebih murni dan kering dibandingkan udara biasa. Saat kamu mengisi ban mobil dengan nitrogen, gas ini menggantikan udara biasa yang terdiri dari campuran nitrogen, oksigen, dan uap air.

Keunggulan utama nitrogen adalah kemampuannya menjaga tekanan ban tetap stabil meski suhu berubah-ubah. Nitrogen juga mengurangi risiko korosi pada velg dan bagian dalam ban karena kandungan uap airnya sangat rendah.

Apa Itu Isi Ban dengan Angin Biasa?

Angin biasa adalah udara bebas yang kita hirup sehari-hari. Udara ini mengandung nitrogen sekitar 78%, oksigen 21%, dan sisanya uap air serta gas lain. Karena adanya uap air, tekanan ban yang diisi angin biasa cenderung berubah-ubah seiring perubahan suhu.

Baca Juga: Wajib Tahu! Warna Asap Knalpot Bisa Ungkap Masalah Mesin Kendaraan

Perbandingan Isi Ban dengan Nitrogen dan Angin Biasa

  1. Komposisi Gas
    Nitrogen hampir 100% murni, sedangkan angin biasa adalah campuran nitrogen, oksigen, uap air, dan gas lainnya.
  2. Stabilitas Tekanan
    Nitrogen membuat tekanan ban lebih stabil dan jarang berubah drastis, sementara angin biasa mudah berubah tekanan seiring perubahan suhu karena kandungan uap air.
  3. Risiko Korosi Velg
    Karena kandungan uap air sangat rendah, nitrogen meminimalkan risiko korosi pada velg. Sebaliknya, angin biasa dengan uap airnya lebih berpotensi menyebabkan karat.
  4. Umur Ban
    Ban yang diisi nitrogen biasanya lebih awet karena tekanan yang stabil membantu mencegah keausan tidak merata. Ban dengan angin biasa cenderung lebih cepat aus akibat fluktuasi tekanan.
  5. Biaya Pengisian
    Pengisian nitrogen biasanya lebih mahal dan tidak tersedia di semua bengkel, sedangkan angin biasa murah dan mudah ditemukan di banyak tempat.

Manfaat Menggunakan Nitrogen untuk Ban Mobil

Baca Juga: Mengenal Soichiro Honda, Dari Tukang Reparasi Sepeda Jadi Raja Otomotif Dunia

Kekurangan Menggunakan Nitrogen

Apakah Harus Gunakan Nitrogen untuk Ban Mobil?

Jika kamu ingin ban mobil awet dan tekanan yang stabil, nitrogen bisa menjadi pilihan terbaik. Namun, untuk penggunaan harian dengan perawatan rutin, angin biasa juga cukup memadai.

Yang paling penting adalah rutin mengecek dan menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrik kendaraan.

Cara Merawat Tekanan Ban Mobil

Baik isi ban dengan nitrogen maupun angin biasa memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Nitrogen unggul dalam menjaga tekanan lebih stabil dan mengurangi korosi, sementara angin biasa lebih praktis dan ekonomis. Pilihlah sesuai kebutuhan, kondisi kendaraan, dan budget kamu.(*)


Penulis: Kemal Fahreza Jibran

Editor : Jauhar Yohanis
#Tekanan #ban mobil #Nitrogen