Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Terbongkar! 10 Tanda Mobil Bekas Tabrakan yang Sering Menjebak Pembeli, Hati-Hati Sebelum Menyesal!

Internship Radar Kediri • Senin, 9 Juni 2025 | 05:00 WIB

Mobil Bekas
Mobil Bekas
JP Radar Kediri – Pasar mobil bekas terus tumbuh pesat di Indonesia, harganya yang lebih terjangkau membuat banyak orang tergiur untuk membeli kendaraan second.

Tapi di balik harga miring, tak sedikit mobil bekas yang ternyata menyimpan sejarah kelam yakni pernah mengalami kecelakaan parah.

Masalahnya tidak semua penjual jujur, banyak kendaraan yang sudah diperbaiki agar tampak seperti baru padahal bekas tabrakan besar, kalau kamu tidak waspada.

Kamu bisa terjebak membeli mobil dengan kerusakan struktural yang berbahaya dan mahal biaya perbaikannya.

Agar kamu tidak menjadi korban berikutnya, berikut 10 tanda paling umum mobil bekas tabrakan yang wajib kamu cek sebelum membeli.

Baca Juga: Banyak Pengemudi Tak Sadar, Ini 5 Fitur Canggih Mobil Modern yang Sering Terabaikan

Lihat celah antara pintu, kap mesin, bagasi, dan bumper. Mobil normal punya celah yang simetris dan sejajar.

Tapi mobil bekas tabrakan biasanya punya celah yang terlalu lebar di satu sisi, miring, atau bahkan saling menekan.

Perhatikan baik-baik permukaan cat di seluruh bodi mobil, bila kamu menemukan perbedaan warna, kilap, atau tekstur kasar.

Kemungkinan besar bagian tersebut sudah dicat ulang akibat penyok atau rusak.

Baca Juga: Waspada! Ini Tanda-Tanda Velg Kendaraan Harus Segera Diganti!

Buka kap mesin dan periksa bagian dalam fender, sasis, dan sambungan rangka.

Mobil yang pernah tabrakan umumnya memiliki bekas las kasar, dempul tebal, atau bahkan sambungan logam yang tak rapi.

Lihat mobil dari samping atau belakang secara sejajar, mobil yang sehat terlihat rata dan lurus.

Mobil bekas tabrakan bisa terlihat agak ngosong atau condong ke satu sisi.

Baca Juga: Hal Yang Harus Dilakukan ketika Mobil Pecah Ban saat Melaju di Jalan Tol

Coba buka dan tutup semua pintu, kap mesin, dan bagasi. Jika ada yang terasa berat, goyang, tidak presisi, atau perlu dibanting keras, itu tanda struktur bodi sudah berubah.

Perhatikan logo kecil di sudut kaca depan dan samping, mobil dari pabrik biasanya pakai kaca dengan merek sama.

Jika satu di antaranya beda, itu bisa jadi pernah pecah akibat benturan dan diganti.

Amati posisi lampu depan dan belakang. Mobil bekas tabrakan kadang punya lampu yang miring, terlalu masuk ke dalam, atau menonjol karena dudukan di baliknya rusak.

 Baca Juga: Jangan Sampai Rem Mobil Kamu Blong! Terapkan 10 Tips Perawatan Agar Tetap Optimal

Lakukan test drive dan dengarkan suara dari kolong mobil, pintu, dan suspensi. Suara berdecit, bergetar, atau ketukan logam bisa mengindikasikan rangka atau kaki-kaki yang bermasalah.

 

Karat di bagian dalam fender, bawah pintu, atau lantai mobil yang tidak simetris atau terlalu banyak bisa jadi bekas perbaikan las dan dempul dari kerusakan akibat kecelakaan.

Selalu minta bukti servis berkala dan, bila bisa, riwayat klaim asuransi.

Banyak mobil bekas tabrakan yang dijual tanpa jejak servis resmi, sebagai upaya menyembunyikan sejarah kecelakaan.

Jangan mudah tergiur dengan mobil bekas yang terlihat kinclong dan harganya murah, bisa jadi di balik bodi mengilap tersebut, tersimpan kerusakan parah akibat kecelakaan. 

Cek dengan teliti atau minta bantuan teknisi sebelum membeli, karena sekali kamu membeli mobil bekas tabrakan, bukan cuma boros di bengkel, tapi juga berisiko untuk keselamatan. 

Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#mobil tabrak #mobil bekas #Bekas Tabrakan