Tapi di balik harga miring, tak sedikit mobil bekas yang ternyata menyimpan sejarah kelam yakni pernah mengalami kecelakaan parah.
Masalahnya tidak semua penjual jujur, banyak kendaraan yang sudah diperbaiki agar tampak seperti baru padahal bekas tabrakan besar, kalau kamu tidak waspada.
Kamu bisa terjebak membeli mobil dengan kerusakan struktural yang berbahaya dan mahal biaya perbaikannya.
Agar kamu tidak menjadi korban berikutnya, berikut 10 tanda paling umum mobil bekas tabrakan yang wajib kamu cek sebelum membeli.
Baca Juga: Banyak Pengemudi Tak Sadar, Ini 5 Fitur Canggih Mobil Modern yang Sering Terabaikan
- Celah Bodi Tidak Simetris
Lihat celah antara pintu, kap mesin, bagasi, dan bumper. Mobil normal punya celah yang simetris dan sejajar.
Tapi mobil bekas tabrakan biasanya punya celah yang terlalu lebar di satu sisi, miring, atau bahkan saling menekan.
- Warna Cat Tidak Rata
Perhatikan baik-baik permukaan cat di seluruh bodi mobil, bila kamu menemukan perbedaan warna, kilap, atau tekstur kasar.
Kemungkinan besar bagian tersebut sudah dicat ulang akibat penyok atau rusak.
Baca Juga: Waspada! Ini Tanda-Tanda Velg Kendaraan Harus Segera Diganti!
- Ada Bekas Las atau Dempul Tebal
Buka kap mesin dan periksa bagian dalam fender, sasis, dan sambungan rangka.
Mobil yang pernah tabrakan umumnya memiliki bekas las kasar, dempul tebal, atau bahkan sambungan logam yang tak rapi.
- Bodi Mobil Tidak Lurus
Lihat mobil dari samping atau belakang secara sejajar, mobil yang sehat terlihat rata dan lurus.
Mobil bekas tabrakan bisa terlihat agak ngosong atau condong ke satu sisi.
Baca Juga: Hal Yang Harus Dilakukan ketika Mobil Pecah Ban saat Melaju di Jalan Tol
- Pintu dan Bagasi Tidak Rapat
Coba buka dan tutup semua pintu, kap mesin, dan bagasi. Jika ada yang terasa berat, goyang, tidak presisi, atau perlu dibanting keras, itu tanda struktur bodi sudah berubah.
- Kaca Depan atau Samping Beda Merek
Perhatikan logo kecil di sudut kaca depan dan samping, mobil dari pabrik biasanya pakai kaca dengan merek sama.
Jika satu di antaranya beda, itu bisa jadi pernah pecah akibat benturan dan diganti.
- Lampu Kurang Presisi
Amati posisi lampu depan dan belakang. Mobil bekas tabrakan kadang punya lampu yang miring, terlalu masuk ke dalam, atau menonjol karena dudukan di baliknya rusak.
Baca Juga: Jangan Sampai Rem Mobil Kamu Blong! Terapkan 10 Tips Perawatan Agar Tetap Optimal
- Bunyi Aneh Saat Mobil Jalan
Lakukan test drive dan dengarkan suara dari kolong mobil, pintu, dan suspensi. Suara berdecit, bergetar, atau ketukan logam bisa mengindikasikan rangka atau kaki-kaki yang bermasalah.
- Karat Tidak Wajar
Karat di bagian dalam fender, bawah pintu, atau lantai mobil yang tidak simetris atau terlalu banyak bisa jadi bekas perbaikan las dan dempul dari kerusakan akibat kecelakaan.
- Riwayat Servis & Asuransi Tidak Lengkap
Selalu minta bukti servis berkala dan, bila bisa, riwayat klaim asuransi.
Banyak mobil bekas tabrakan yang dijual tanpa jejak servis resmi, sebagai upaya menyembunyikan sejarah kecelakaan.
Jangan mudah tergiur dengan mobil bekas yang terlihat kinclong dan harganya murah, bisa jadi di balik bodi mengilap tersebut, tersimpan kerusakan parah akibat kecelakaan.
Cek dengan teliti atau minta bantuan teknisi sebelum membeli, karena sekali kamu membeli mobil bekas tabrakan, bukan cuma boros di bengkel, tapi juga berisiko untuk keselamatan.
Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira