Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Niat Irit Malah Bikin Rusak! Ini Risiko Pakai Minyak Goreng sebagai Oli

Internship Radar Kediri • Kamis, 5 Juni 2025 | 05:55 WIB
Minyak oli mesin
Minyak oli mesin

JP Radar Kediri - Belakangan muncul pertanyaan unik tapi cukup sering dibahas di forum otomotif: apakah minyak goreng bisa digunakan sebagai pengganti oli mesin kendaraan? Mungkin terdengar aneh, tapi faktanya, ada saja yang mencoba entah karena darurat, iseng, atau eksperimen. Tapi, apakah aman? Yuk, kita bahas tuntas.

Minyak Goreng vs Oli Mesin: Beda Kandungan, Beda Fungsi

Minyak goreng dan oli mesin memang sama-sama cairan pelumas, tapi fungsinya sangat berbeda. Minyak goreng dibuat untuk kebutuhan dapur, sedangkan oli mesin dirancang khusus untuk melindungi komponen mesin dari gesekan, panas, dan keausan.

Beberapa perbedaan mendasar:

Kenapa Ada yang Pakai Minyak Goreng?

Biasanya ini dilakukan karena:

Risiko Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Oli Mesin

Mengganti oli mesin dengan minyak goreng bisa menimbulkan berbagai masalah serius:

1. Overheat dan Mesin Cepat Rusak

Minyak goreng tidak tahan panas seperti oli. Saat suhu mesin naik, minyak akan terbakar, mengental, atau membentuk kerak di dalam mesin. Hal ini bisa menyebabkan overheat bahkan piston macet.

2. Pelumasan Tidak Maksimal

Mesin butuh pelumasan konstan untuk mencegah gesekan antar logam. Minyak goreng tidak punya kemampuan menjaga kekentalan dalam suhu tinggi, sehingga pelumasan jadi buruk.

3. Korosi dan Karat

Tanpa aditif anti-karat dan anti-air, minyak goreng justru bisa menyebabkan korosi di komponen mesin. Apalagi kalau motornya jarang dipakai, bagian dalam jadi lembab dan mudah berkarat.

4. Menimbulkan Endapan Lengket

Minyak goreng cenderung meninggalkan kerak atau lapisan lengket saat dipanaskan. Ini bisa menyumbat jalur oli dan bikin performa mesin menurun drastis.

Apa Kata Mekanik?

Banyak mekanik sepakat bahwa penggunaan minyak goreng sebagai oli hanya akan memperpendek umur mesin. Bahkan walau hanya sekali pakai, efek jangka panjangnya bisa muncul belakangan. Mesin mungkin masih nyala, tapi perlahan akan bermasalah: suara kasar, tarikan berat, hingga kerusakan permanen.

Bagaimana Kalau Terlanjur?

Kalau kamu atau orang terdekat pernah iseng coba minyak goreng sebagai oli:

Minyak goreng bukanlah alternatif yang aman untuk menggantikan oli mesin. Meski secara kasat mata mirip, kandungan dan kemampuannya sangat berbeda. Pakai minyak goreng bisa bikin mesin rusak, performa turun, bahkan mengancam keselamatan saat berkendara.

Jadi, biarkan minyak goreng tetap di dapur, dan oli tetap di mesin motor kamu.(kem)


Penulis: Kemal Fahreza Jibran

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Perawatan Motor #motor matic #Servis Motor #minyak goreng