Kediri, JP Radar Kediri - Setiap negara punya budaya berkendara yang berbeda. Tapi kalau kamu pernah menyetir di Indonesia atau sekadar jadi penumpang, pasti sadar: pengemudi Indonesia punya gaya khas yang kadang bikin geleng-geleng kepala, kadang juga bikin senyum sendiri.
Berikut beberapa kebiasaan unik yang cuma (atau paling sering) kamu temui di jalanan Indonesia:
- Klakson Jadi Bahasa Kedua
Di Indonesia, klakson bukan cuma alat peringatan. Ia bisa berarti banyak hal:
- “Ayo jalan!”
- “Permisi ya”
- “Makasih”
- Bahkan “Eh gue duluan ya!”
Kalau di negara lain klakson dianggap agresif, di sini justru dianggap wajar. Kadang malah sopan.
- Lambaian Tangan = Bahasa Universal
Gak sempat nyalain lampu sein? Tenang, cukup lambaikan tangan keluar jendela.
Entah mau belok, minta jalan, atau kasih isyarat “maju duluan”, lambaian tangan sering jadi pengganti komunikasi antar pengemudi.
- Ngobrol Sama Polisi di Tengah Jalan
Di negara lain, disetop polisi artinya tegang. Di Indonesia? Bisa jadi ngobrol santai, kadang sambil senyum dan panggil “Pak”.
- Berhenti Mendadak di Sembarang Tempat
Entah karena ketemu teman, beli gorengan, atau sekadar ambil telepon pengemudi di sini kadang berhenti mendadak tanpa peringatan. Bahaya? Iya. Umum? Juga iya.
- Motor Masuk Trotoar dan Lawan Arah
Ini fenomena yang sering bikin pejalan kaki resah. Saat jalan macet, trotoar bisa jadi “jalur alternatif” bagi sebagian pengendara motor. Meski dilarang, praktik ini masih sering terjadi.
- Main Lampu Dim di Malam Hari
Di tol atau jalan sepi, pengemudi kadang memberi isyarat dengan lampu dim (lampu jauh). Artinya bisa:
- “Gue mau nyalip”
- “Awas, ada lubang”
- Atau kadang cuma saling sapa
- Isi Bensin Sambil Tetap di Motor atau Mobil Menyala
Di banyak negara, kamu wajib matikan mesin saat isi bensin. Tapi di Indonesia, masih banyak yang tetap di atas motor, bahkan sambil main HP. Walau berisiko, kesadaran akan hal ini masih belum merata.
- Parkir Sembarangan Tapi Ditinggal Nomor HP
Parkir di pinggir jalan tanpa izin? No problem, asal tinggalin nomor HP di dashboard. Entah dimaklumi atau sudah jadi budaya darurat ini uniknya Indonesia.
Penulis : Annin Firnanda
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira