Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Apakah Perlu Tambah Cairan Radiator? Jangan Asal Isi!

Internship Radar Kediri • Senin, 26 Mei 2025 | 00:02 WIB
Cairan Radiator
Cairan Radiator

JP Radar Kediri – Buat pemilik motor berpendingin cairan, cairan radiator alias coolant itu ibarat darahnya sistem pendinginan. Tapi masih banyak yang bertanya-tanya: “Kalau cairan radiator mulai habis, tinggal isi air keran aja bisa nggak sih?”

Jawabannya: bisa iya, bisa juga bikin masalah baru. Yuk kita bahas tuntas biar kamu nggak asal isi dan malah bikin mesin rusak.

1. Fungsi Penting Cairan Radiator

Cairan radiator punya tugas utama: menyerap panas dari mesin dan membawanya ke radiator untuk didinginkan. Tapi nggak cuma itu. Coolant juga dirancang khusus supaya:

Jadi jangan anggap remeh. Mesin yang terlalu panas bisa mengalami overheat, piston macet, bahkan head silinder melengkung.

2. Air Keran vs Coolant, Apa Bedanya?

Masih banyak pengguna motor yang nekat isi air keran biasa ke radiator. Padahal, air keran itu mengandung mineral, kapur, dan zat lain yang bisa menimbulkan kerak di dalam jalur pendingin.

Sedangkan coolant asli mengandung antifreeze, anti-karat, dan pelumas untuk menjaga sistem tetap bersih dan tahan lama. Jadi secara teknis, coolant jauh lebih aman dan optimal dibanding air biasa.

Fakta: Mengisi radiator dengan air keran terus-menerus bisa bikin radiator kamu kerak-an, bocor, atau mampet dalam jangka panjang.

3. Kapan Harus Tambah atau Ganti Coolant?

Idealnya, coolant diganti setiap 8.000–12.000 km tergantung merek dan jenis motornya. Tapi jangan nunggu bocor dulu baru isi.

Periksa tabung reservoir (biasanya transparan dan ada tulisan MIN-MAX). Kalau volumenya sudah hampir habis:

Kalau kamu nggak tahu coolant apa yang sebelumnya dipakai, lebih baik kosongkan dulu radiator lalu isi ulang dengan yang baru.

4. Tanda Radiator Perlu Diperhatikan

Kalau motor kamu mulai menunjukkan tanda-tanda di bawah ini, mungkin saatnya cek radiator:

Jangan tunda, karena overheat bisa merusak komponen mesin yang mahal!

Baca Juga: Apa Pentingnya Spooring dan Balancing Ban Mobil? Ini Penjelasan Pengamat Otomotif

5. Tips Merawat Radiator Motor

Agar sistem pendinginan motor tetap optimal:

Radiator bukan cuma soal air dan kipas. Cairan pendingin punya peran besar menjaga mesin tetap adem dan awet. Jangan sampai motor overheat cuma karena kamu asal isi pakai air galon atau air ledeng.

Jadi mulai sekarang, cek kondisi coolant secara berkala dan gunakan cairan yang sesuai. Sedikit perhatian bisa menyelamatkan mesin motor dari kerusakan yang mahal.(kem)


Penulis: Kemal Fahreza Jibran

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#cairan radiator #wajib tahu #tips merawat motor