JP Radar Kediri - Mobil matic memang dikenal lebih praktis dan nyaman, apalagi di jalanan macet, namun tak sedikit pula pengguna terutama pemula yang sering melakukan kesalahan tanpa disadari saat menggunakan mobil matic.
Kesalahan ini bisa berdampak buruk pada transmisi dan umur kendaraan, berikut 5 kesalahan umum pengguna mobil matic:
-
Memindahkan Tuas ke “N” Saat Turun di Tanjakan
Banyak orang berpikir memindahkan tuas ke “N” (netral) saat menuruni tanjakan bisa menghemat BBM. Padahal, ini justru berbahaya. Mobil kehilangan engine brake dan bisa meluncur tak terkendali. Sebaiknya tetap gunakan posisi “D” dan rem seperlunya.
-
Sering Pindah ke “P” Tanpa Henti Total
Mengubah tuas transmisi ke posisi “P” (Park) saat mobil belum benar-benar berhenti total bisa merusak parking lock. Komponen ini penting untuk mengunci transmisi, dan kalau rusak, perbaikannya mahal.
Baca Juga: Motor Listrik 2025 Makin Canggih dan Stylish, Ini Rekomendasi yang Wajib Kamu Lirik!
-
Tidak Menggunakan Rem Tangan Saat Parkir di Tanjakan
Hanya mengandalkan tuas “P” saat parkir di tanjakan bisa memberi tekanan berlebih pada transmisi. Gunakan rem tangan terlebih dahulu, baru pindah ke posisi “P” agar transmisi tidak menanggung beban berat.
-
Menahan Rem Sambil Tetap di Posisi “D”
Saat berhenti lama (misalnya di lampu merah), banyak pengemudi tetap di posisi “D” sambil menginjak rem. Ini membuat transmisi bekerja terus-menerus dan cepat aus. Lebih baik pindahkan ke “N” jika berhenti cukup lama.
-
Telat Ganti Oli Transmisi
Banyak pemilik mobil hanya fokus pada oli mesin, padahal oli transmisi otomatis juga wajib diganti secara berkala (biasanya tiap 40.000–60.000 km). Telat mengganti bisa membuat perpindahan gigi jadi kasar dan mempercepat kerusakan.
Mobil matic memang menawarkan kenyamanan dan kemudahan berkendara, terutama di tengah padatnya lalu lintas kota.
Baca Juga: Kenapa Ban Depan dan Belakang Motor Beda Ukuran? Ternyata Ini Jawabannya
Namun, penting untuk diingat bahwa kenyamanan ini juga datang dengan tanggung jawab, kesalahan kecil yang tampaknya sepele, seperti memindahkan tuas tanpa berhenti total atau tidak mengganti oli transmisi tepat waktu, bisa berdampak besar terhadap performa dan usia kendaraan.
Penulis: Fikri Raihan Pratama, Mahasiswa Magang Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT).
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira