Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

4 Trik Cek AC Mobil Bekas Biar Gak Kejebak Ongkos Servis Mahal

Internship Radar Kediri • Rabu, 7 Mei 2025 | 12:00 WIB
Ac  Mobil
Ac Mobil

JP Radar Kediri – Jika kamu berencana membeli mobil bekas, jangan hanya fokus pada kondisi mesin atau bodinya saja. Salah satu komponen penting yang sering diabaikan adalah sistem pendingin udara alias AC mobil.

AC yang bermasalah bisa membuat suhu di dalam kabin menjadi panas dan tidak nyaman, baik untuk pengemudi maupun penumpang. Lebih buruk lagi, jika kerusakan cukup parah, biaya perbaikan AC bisa menguras kantong. Untuk menghindari hal tersebut, yuk simak empat cara mudah berikut ini untuk memastikan AC mobil bekas yang kamu incar masih dalam kondisi prima.

 

  1. Periksa Freon Lewat Kaca Intip di Pipa AC

Langkah pertama adalah memeriksa freon atau refrigerant melalui sight glass atau kaca intip yang biasanya terdapat di pipa sistem AC. Freon yang normal tidak akan menimbulkan busa putih saat AC dinyalakan. Namun, jika terlihat gelembung atau busa putih di dalam kaca tersebut, itu bisa menjadi tanda bahwa freon sudah menipis atau bahkan habis.

Freon yang sering habis bisa disebabkan oleh kebocoran, biasanya terjadi pada pipa, evaporator, atau kondensor. Jika kamu menemukan tanda ini, sebaiknya mobil diperiksa lebih lanjut oleh teknisi karena pengisian freon tanpa memperbaiki sumber kebocoran hanya akan menjadi solusi sementara.

  1. Cek Kinerja dan Suara dari Kompresor AC

Kompresor adalah jantung dari sistem AC mobil. Fungsinya adalah memompa freon ke seluruh sistem pendinginan. Kompresor digerakkan oleh tenaga mesin melalui sambungan ke pulley, yang kemudian menggerakkan piston di dalamnya.

 Baca Juga: Jangan Mengerem Mobil Matic pada Posisi Tuas D saat Berhenti di Rambu Lalu Lintas, Ini Dampak Buruknya

Saat memeriksa mobil bekas, dengarkan suara yang keluar dari kompresor saat AC dinyalakan. Jika terdengar suara kasar atau berdengung yang tidak biasa, kemungkinan besar kompresor mengalami masalah. Suara kasar ini bisa timbul akibat kurangnya pelumasan atau karena oli kompresor yang sudah lama tidak diganti.

Sebagai perawatan rutin, disarankan untuk mengganti oli kompresor setiap 20.000 km atau setidaknya setahun sekali. Selain itu, kerusakan yang umum terjadi pada kompresor adalah klep aus atau packing yang sudah tidak rapat karena usia pemakaian. Tandanya bisa dilihat dari suhu kompresor yang terlalu panas dan AC yang tidak lagi mengeluarkan udara dingin.

 

  1. Pastikan Ekstra Fan AC Masih Berfungsi Baik

Meskipun hanya berupa motor kipas tambahan, ekstra fan memegang peran penting dalam menjaga suhu kondensor tetap rendah. Jika ekstra fan lemah atau mati, AC tidak akan mampu mendinginkan udara dengan baik. Parahnya lagi, hal ini juga bisa memicu kenaikan suhu mesin karena posisi ekstra fan umumnya bersebelahan dengan kipas radiator.

Ekstra fan yang rusak biasanya disebabkan oleh usia pakai yang sudah lama. Maka dari itu, pastikan kipas ini masih berputar dengan lancar ketika AC dinyalakan, dan sistem otomatis pengontrolnya pun bekerja dengan normal.

 

  1. Evaluasi Embusan Angin dari Kisi-Kisi AC

Langkah terakhir adalah memeriksa embusan angin yang keluar dari kisi-kisi AC. Coba atur blower ke kecepatan tertinggi dan rasakan kekuatan hembusan udaranya. Bila angin terasa lemah atau terdengar suara bising dari dalam dashboard, itu bisa menjadi indikasi adanya masalah pada motor blower atau evaporator.

Salah satu penyebab umum adalah evaporator yang kotor dan berlendir akibat kurangnya perawatan. Evaporator yang kotor tidak hanya menghambat aliran udara, tetapi juga bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur dan bakteri yang menimbulkan bau tidak sedap.

Mengecek kondisi AC mobil bekas adalah langkah penting sebelum memutuskan untuk membeli. Dengan memeriksa empat komponen utama, freon, kompresor, ekstra fan, dan embusan udara—kamu bisa menghindari pengeluaran besar setelah pembelian. Jadi, jangan ragu untuk mengecek secara menyeluruh atau membawa teknisi terpercaya agar kamu bisa mendapatkan mobil bekas yang tetap nyaman, dingin, dan layak pakai.

 

 

Penulis : Naufal Indra Mahardika, Mahasiswa magang UPN “Veteran” Jawa Timur

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#otomotif #mobil bekas #ac mobil