JP Radar Kediri – Mobil matic semakin populer karena kemudahannya dalam pengoperasian, terutama di lalu lintas perkotaan yang padat.
Salah satu komponen penting yang harus dipahami oleh pengemudi mobil matic adalah tuas perseneling atau gear shift.
Pada umumnya, terdapat beberapa kode pada tuas perseneling, salah satunya adalah “D” dan “S”. Meski sering terlihat sepele, memahami kapan harus menggunakan “D” dan “S” dapat meningkatkan efisiensi berkendara dan menjaga performa mobil.
Kode D pada mobil matic adalah posisi transmisi yang digunakan untuk berkendara dalam kondisi normal, baik di jalan raya maupun di jalan perkotaan. Ketika tuas transmisi berada di posisi D, mobil akan secara otomatis memilih gigi yang sesuai dengan kecepatan dan kondisi jalan.
Pada posisi D, mobil akan mengubah gigi sesuai dengan kecepatan kendaraan dan tuntutan beban mesin. Pengemudi tidak perlu khawatir tentang pemilihan gigi karena sistem transmisi otomatis akan menyesuaikan dirinya dengan kondisi berkendara.
Pengemudi hanya fokus pada akselerasi dan rem, sementara sistem transmisi yang bekerja. Posisi D ini digunakan saat berkendara normal di jalan raya, jalan tol, atau lalu lintas perkotaan. Cocok digunakan dalam kondisi jalan datar dan kecepatan konstan.
Sedangkan posisi S pada mobil matic adalah posisi transmisi yang digunakan ketika pengemudi menginginkan performa lebih dari mobil, terutama untuk kecepatan tinggi atau saat melalui jalanan yang menantang, seperti jalan berkelok atau mendaki.
Ketika tuas transmisi berada di posisi S, sistem transmisi akan membuat perubahan gigi dengan lebih cepat dan pada putaran mesin yang lebih tinggi. Ini membuat kendaraan memiliki akselerasi yang lebih responsif dan tenaga lebih besar.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah