Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Biar Tetap Awet, Ini Cara Memanasi Mesin Mobil Matic yang Benar

Mohammad Basid Alharis • Senin, 28 April 2025 | 02:07 WIB
Ilustrasi tuas perseneling mobil matic ketika dipanaskan mesin.
Ilustrasi tuas perseneling mobil matic ketika dipanaskan mesin.

 

JP Radar Kediri - Memanasi mesin mobil sebelum digunakan adalah kebiasaan yang masih sering dilakukan oleh banyak pengendara, terutama di pagi hari.

Meskipun mobil modern sudah dilengkapi teknologi injeksi yang membuatnya lebih cepat siap digunakan, memanasi mobil tetap memiliki manfaat.

Terutama untuk menjaga performa mesin tetap optimal. Namun, ada cara khusus untuk memanasi mobil matic agar transmisi tetap awet dan mesin bekerja maksimal.

Pertama, lakukan di tempat yang aman dan rata. Yakni pastikan mobil diparkir di tempat datar, aman, dan ventilasi cukup (jika dilakukan di dalam garasi). Hal ini penting untuk keselamatan dan kenyamanan saat memanaskan mobil.

Kedua, menggunakan tuas di Posisi “P” (Park) dan Tarik Rem Tangan

Sebelum menyalakan mesin, pastikan tuas transmisi di posisi “P” (Park) dan rem tangan sudah ditarik. Ini mencegah mobil bergerak saat mesin hidup.

Ketiga, menyalakan mesin tanpa menginjak gas. Hidupkan mesin dengan menekan rem dan putar kunci kontak (atau tekan tombol start).

Jangan langsung menginjak pedal gas. Biarkan mesin menyala dalam kondisi idle (diam tanpa beban).

Keempat, lalu diamkan selama 1–3 menit saja. Untuk mobil matic dengan sistem injeksi modern, cukup panaskan mesin selama 1–3 menit.

Ini cukup untuk membuat oli mesin bersirkulasi dan melumasi komponen internal. Tidak perlu terlalu lama karena bisa membuang bahan bakar secara sia-sia.

Kelima, tidak perlu pindah tuas ke “N” atau “D”. Biarkan tuas tetap di posisi “P” selama proses pemanasan. Pindah-pindah tuas saat mesin belum siap bisa mempercepat keausan transmisi otomatis.

Keenam, juga harus memperhatikan suara mesin. Suara mesin yang mulai stabil dan idle yang turun adalah tanda bahwa mesin sudah cukup hangat dan siap digunakan.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memanasi mesin mobil matic.

Pertama, melakukan pemanasan mesin setiap hari, terutama jika mobil jarang dipakai.

Kedua, jangan biarkan mobil dipanaskan terlalu lama ( lebih 5 menit), karena bisa menyebabkan penumpukan karbon di ruang bakar.

Terakhir, untuk mobil hybrid, pemanasan biasanya tidak diperlukan karena sistem komputer sudah mengatur suhu kerja mesin secara otomatis.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kendaraan #transportasi darat #mobil matic #mesin mobil #mobil #cara merawat mesin mobil