JP Radar Kediri – Suspensi merupakan salah satu komponen penting dalam kenyamanan dan kestabilan kendaraan, termasuk bus. Di Indonesia, dua jenis suspensi paling umum digunakan adalah air suspension (suspensi udara) dan leaf spring (per daun).
Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tergantung pada kebutuhan operasional dan medan perjalanan.
Bus menggunakan Air Suspension (Suspensi Udara). Air suspension menggunakan kantong udara (airbag) sebagai media peredam getaran, biasanya dikombinasikan dengan sistem kontrol tekanan udara otomatis. Kelebihannya pertama, tingkat kenyamanan tinggi.
Dimana getaran dari jalan lebih teredam, cocok untuk bus pariwisata atau kelas eksekutif.
Kedua, tinggi bodi bisa diatur. Hal ini memudahkan saat melewati jalan rendah atau saat parkir. Ketiga, stabil di kecepatan tinggi. Sistem ini menjaga keseimbangan bus lebih baik. Keempat, tentunya minim suara dan getaran. Penumpang merasakan perjalanan lebih halus.
Namun, ada beberapa kelemahan. Biaya mahal karena harga komponen dan perawatannya tinggi. Kemudian, kompleksitas tinggi sebab sistem lebih rumit, memerlukan teknisi berpengalaman.
Dan sensitif terhadap kerusakan. Jika kantong udara bocor atau kompresor rusak, kenyamanan langsung berkurang drastis.
Sedangkan Bus menggunakan leaf spring (Per Daun). Leaf spring adalah sistem suspensi tradisional menggunakan lembaran baja yang disusun dan dipasang pada sumbu roda.
Adapun kelebihannya mulai dari tangguh dan kuat. Suspense per daun ini cocok untuk jalan rusak atau bebatuan, seperti di daerah pedalaman. Lalu, perawatan mudah.
Suku cadang banyak, teknisinya juga umum. Dan harga lebih murah. Dimana investasi awal dan biaya perawatan lebih terjangkau.
Namun, juga ada beberapa kelemahan. Pertama, kenyamanan kurang: Getaran dan guncangan lebih terasa oleh penumpang. Kedua, soal stabilitas berkurang di kecepatan tinggi.
Karena per daun tidak sehalus suspensi udara. Ketiga, didak bisa disesuaikan tinggi bodinya. Disebabkan kurang fleksibel saat menghadapi medan tertentu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah