Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kenapa Bus AKAP Jarak Jauh Punya “Kandang Macan”? Ini Alasannya!

Mohammad Basid Alharis • Rabu, 23 April 2025 | 03:34 WIB
Bus Sugeng Rahayu yang melayani antar kota antar provinsi.
Bus Sugeng Rahayu yang melayani antar kota antar provinsi.

 

JP Radar Kediri - Jika kamu pernah naik bus AKAP jarak jauh, terutama rute antar provinsi seperti Jakarta – Surabaya atau Sumatera – Jawa, mungkin kamu pernah dengar istilah “kandang macan”.

Istilah ini bukan berarti bus membawa hewan buas, tapi merujuk pada tempat tidur kecil tersembunyi untuk sopir cadangan.

Apa Itu “Kandang Macan” di Bus? Kandang macan adalah kompartemen sempit yang biasanya terletak di bawah lantai kabin depan atau di atas kepala sopir, tergantung tipe bus. Tempat ini digunakan oleh sopir atau kru cadangan untuk beristirahat saat tidak bertugas.

Kenapa Harus Ada Kandang Macan? Pertama, perjalanan sangat panjang. Rute AKAP bisa menempuh ratusan hingga ribuan kilometer, dengan durasi belasan hingga puluhan jam. Tidak mungkin satu sopir mengemudi selama itu tanpa istirahat—itu sangat berisiko.

Kedua, aturan keselamatan kerja. Peraturan di Indonesia mewajibkan rotasi pengemudi untuk perjalanan jauh. Biasanya, satu bus membawa dua sopir dan satu kernet, dan mereka harus bergantian untuk mencegah kelelahan.

Ketiga, efisiensi operasional. Dengan adanya tempat tidur tersembunyi, sopir cadangan bisa istirahat di dalam bus tanpa perlu berhenti lama, membuat operasional lebih efisien.

Keempat, kenyamanan dan privasi kru. Daripada tidur di bangku penumpang atau lantai, tempat tidur ini lebih terjaga privasinya dan aman, apalagi saat bus sedang melaju.

Kenapa disebut “Kandang Macan”? Istilah ini muncul karena bentuk ruangannya yang sempit, tertutup, dan tersembunyi. Saat kru masuk ke sana, mereka seperti "macan" yang sedang diam di kandangnya, menunggu giliran “beraksi” (mengemudi).

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#jakarta #bus #bus akap #surabaya #akap