Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pandemi Selesai, Peluang Ekspor Kian Tinggi

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 29 Desember 2022 | 17:19 WIB
Oleh: M. Solikhin
Oleh: M. Solikhin
Tahun 2023 menjadi tahun harapan bagi para pebisnis. Ini tak lepas dari indikator-indikator perekonomian yang tahun ini mulai menunjukkan tren membaik. Misalnya, tingkat inflasi di Kota Kediri yang terjaga dengan baik. Juga, pertumbuhan ekonomi yang terus menunjukkan perkembangan positif. Dua indikator ini saja sudah bisa menumbuhkan optimisme di kalangan pebisnis.

Termasuk bagi para pelaku UMKM yang optimistis usaha mereka akan semakin membaik tahun depan. Pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir menjadi pelajaran berharga. Bisa menjadi musibah, sekaligus berkah.

Disebut musibah karena pandemi korona membuat omzet para pelaku usaha terjun bebas. Tetapi, hal tersebut tidak berlangsung lama. Para pebisnis bisa mengambil sisi positifnya dalam beradaptasi. Yakni, dengan mengubah sistem penjualan yang semula secara offline berubah menjadi online dengan memanfaatkan market place.

Para pelaku usaha juga semakin bersemangat karena pemerintah daerah memberikan dukungan lewat kebijakan-kebijakan yang membantu bisnis mereka untuk bangkit. Tahun 2023 nanti adalah saat bagi UMKM dan usaha lain untuk menunjukkan eksistensinya setelah melewati badai pandemi

Kadin Kota Kediri yang membawahi para pelaku usaha hingga UMKM, akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Terutama untuk bisa mengangkat UMKM agar bisa naik kelas.

Melalui Rumah Kurasi, Kadin Kota Kediri sudah melakukan pembinaan terhadap ratusan UMKM. Ada lebih dari seribu produk yang dikurasi. Tahun depan produk-produk itu akan diupayakan untuk naik kelas. Produk tradisional diupayakan untuk bisa masuk pasar modern. Sedangkan produk tertentu yang sudah berhasil merambah pasar modern, diupayakan untuk bisa Go Eskpor.

Keyakinan akan produk-produk UMKM Kediri Raya untuk bisa merambah pasar luar negeri kami dapat setelah Kadin Kota Kediri membawa sejumlah contoh produk ke Timur Tengah, Malaysia, dan Thailand. Respons para importir untuk produk dari Indonesia sangat bagus.

Importir dari Saudi Arabia misalnya. Mereka sangat menyukai produk kopi dan briket kelapa. Importir dari Thailand juga menyukai produk briket kelapa. Belum lagi produk lain yang sangat diminati importir Malaysia.

PR produk UMKM di Kediri Raya sama dengan UMKM lain di Indonesia. Yaitu, tentang komitmen untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas. Begitu keduanya tidak berjalan beriringan dan dipertahankan secara konsisten, importir akan menolaknya.

Standarisasi produk sangat penting. Tidak boleh ada penurunan kualitas dalam produk yang diekspor. Di sini peran Rumah Kurasi dibutuhkan. Tahun depan Kadin Kota Kediri akan mengintensifkan kurasi bagi produk-produk UMKM agar peluang mereka untuk Go Ekspor semakin terbuka lebar.

Selain pasar luar negeri, pasar domestik seiring dengan perbaikan ekonomi, diprediksi juga akan semakin terbuka lebar. Operasional Bandara Internasional Dhoho dan dua jalan tol tidak hanya membuka akses. Tetapi juga menjadi peluang baru bagi produk Kediri.

Perekonomian Kediri akan mencapai momentumnya tahun depan. Gregetnya akan sangat luar biasa. Tugas para pelaku usaha adalah untuk terus berbenah dan cermat memanfaatkan peluang yang ada. (penulis adalah ketua Kadin Kota Kediri) Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Ekspor #UMKM Indonesia #umkm #ketua Kadin Kota Kediri #M. Solikhin #Kadin Kota Kediri #market place #M. Solikhin ketua Kadin Kota Kediri #Peluang Ekspor