NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna yang diwakili Sekda Nur Solekan meresmikan gedung baru Perpustakaan Umum Daerah kemarin. Peresmian menjadi penanda gedung yang berada di Jalan Mastrip, Kota Nganjuk tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Peresmian gedung perpustakaan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekda Nur Solekan. Kemudian Solekan berkeliling meninjau bangunan dua lantai tersebut. Termasuk, memastikan berbagai fasilitas dan koleksi buku di sana bisa dinikmati masyarakat. “Alhamdulillah masyarakat sudah bisa memanfaatkan gedung baru perpustakaan ini. Silakan datang ke sini. Banyak koleksi buku di sini. Mari gemar membaca dan perdalam literasi kita. Agar masyarakat Nganjuk semakin cerdas dan unggul,” ungkapnya.
Solekan mengatakan, proses pembangunan gedung baru tersebut bersumber dari anggaran pusat. Pembangunannya menghabiskan dana Rp 7 miliar pada tahun 2022. “Alhamdulillah tahun 2023 ini bisa diresmikan. Kami sadar masih banyak kekurangan fasilitas yang harus kita penuhi. Ke depan kami akan memperbaiki berbagai kekurangan tersebut,” tandasnya.
Untuk diketahui, peresmian gedung baru perpustakaan tersebut bersamaan dengan kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Kabupaten Nganjuk. Yang menyelenggarakan kegiatan itu adalah Perpustakaan Nasional RI.
Hadir pada kesempatan itu Sri Sumekar selaku Pustakawan Ahli Muda dari Perpustakaan Nasional RI. Kemudian, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk Dyah Puspitarini dan puluhan tamu undangan.
Usai acara peresmian, digelar dialog. Narasumbernya adalah para tokoh di Kota Angin. Mulai akademisi, birokrasi, maupun pegiat literasi. “Dialog ini untuk meningkatkan literasi masyarakat Nganjuk,” sambung Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk Dyah Puspitarini. Editor : Anwar Bahar Basalamah