NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar pelatihan. Kali ini pelatihannya adalah content creator atau pembuat konten kreatif di media sosial.
Pelatihan berlangsung di Ruang Jayastamba Jawa Pos Radar Nganjuk. Anggaran yang digunakan adalah Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda yang membuka kegiatan tersebut, dalam arahannya Samsul mengatakan bahwa teknologi dan digitalisasi tidak mungkin dilawan. Namun, harus menjadi kawan dan dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian.
Di era media sosial saat ini, hampir semua pengguna gawai memiliki media sosial. Berbagai informasi ada dalam genggaman. Perkembangan itu turut mengubah perputaran roda perekonomian. Banyak content creator yang mendulang uang dari media sosial. “Peluang itu kita tangkap. Kami dorong anak muda Nganjuk memiliki skill di bidang content creator agar mereka bisa menjadi influencer yangdapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Samsul.
Pembukaan pelatihan ditandai penyerahan perlengkapan secara simbolis. Yang menyerahkan adalah Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda dan Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Nganjuk Ninuk Siwi Hartati. Penyerahan juga diikuti pejabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk dan Jawa Pos Radar Nganjuk.
Adapun peserta pelatihan juga mendapat berbagai fasilitas. Antara lain modul, tas ransel, dan bahan praktek content creator. Antara lain tripod, light ring, dan microphone.
Pelatihan content creator berlangsung dua gelombang. Setiap gelombang diikuti 30 peserta. Mereka akan diberi pelatihan selama enam hari. Sehingga total peserta adalah 60 orang dengan waktu pelaksanaan selama 12 hari.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah