NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nganjuk menggelar pemaparan komitmen/kebijakan daerah terkait pengarustamaan gender kemarin. Paparan disampaikan langsung Penjabat (Pj) Bupati Sri Handoko Taruna. Mas Bupati Handoko menjelaskan tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Perubahan (RPJMD-P) Tahun 2018-2023. “Visinya adalah mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang maju dan bermartabat. Kata kunci bermartabat ini adalah kesetaraan gender,” ujarnya di hadapan Tim Verifikasi Lapangan Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Nganjuk 2023 .
Menurut Mas Bupati Handoko, pengarusutamaan gender dalam pembangunan sudah menjadi komitmen Pemkab Nganjuk. Kemudian, pengarusutamaan gender dalam pembangunan bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah saja, melainkan menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Garis besar materi yang disampaikan meliputi beberapa poin. Yakni konsisi eksisting, komitmen pemerintan, kelembagaan PUG, dan dasar pelaksanaan PUG.
Kemudian, capaian IPM, IPG dan IDG. Lalu, penghargaan terkait PUG Kabupaten Nganjuk, inovasi dan kolaborasi masyarakat, pelaku usaha, ormas terkait PUG, dan stunting. “Semua OPD, camat dan seluruh elemen masyarakat terus meningkatkan sinergi, kerja sama dan koordinasi yang baik dalam mengawal penyelenggaran pengarusutamaan gender dalam setiap program dan kegiatan pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, koordinator tim verifikasi Eko Novi Ariyanti mengingatkan agar pengarusutamaan gender diarahkan untuk menciptakan output yang berdampak di masyarakat. Kegiatan ini merupakan tahap pertama yakni evaluasi mandiri dari evaluasi PUG. Tahun ini pihaknya melakukan evaluasi sampling terhadap beberapa kabupaten kota, Kabupaten Nganjuk salah satu dari tujuh kabupaten kota yang ada di Jatim. “Terima kasih kepada jajaran Pemkab Nganjuk yang sudah mengisi dan menyelesaikan pertanyaan evaluasi secara tepat waktu,” ujarnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah