NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sebanyak 250 kepala keluarga (KK) di Dusun/Desa Suru, Kecamatan Ngetos, kegirangan kemarin. Pipa sepanjang 2 kilometer (km) berhasil dipasang TNI. Sehingga, air dari Sumber Embag bisa mengalir ke desa tersebut. Ini menjadi solusi atas persoalan kekeringan yang dialami saat kemarau panjang saat ini.
Sontak, saat air mengalir, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi tendon desa.
Mereka langsung mencuci muka di jalan. Sinar matahari yang menyengat dan lama tidak melihat air bersih membuat warga tidak tahan saat melihat air bersih mengucur dari selang. “Alhamdulillah air bisa mengalir,” ujar Warsinem, 59, warga setempat.
Selain ibu-ibu, anak-anak juga minta diguyur air dari selang oleh anggota TNI. Dengan sabar anggota TNI tersebut menuruti keinginan ibu-ibu dan anak-anak. Setelah itu, mereka bergantian mengisi air ke jeriken yang dibawanya. Air dari selang juga dimasukkan ke tandon agar warga tidak berebut mendapatkan air bersih.
Untuk warga lansia atau sakit, anggota TNI dari Koramil Ngetos membawakan air bersih ke rumahnya. “Pipanisasi dari TNI ini sangat membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih,” ungkap Kades Suru Wawan Yudha.
Wawan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan pipanisasi di Desa Suru. Karena selama dua minggu ini, warga mengalami kekurangan air bersih. Hujan tak kunjung turun. Akibatnya sumur mongering. “Setiap tahun itu Desa Suru mengalami kekeringan. Untung tahun ini ada bantuan pipanisasi dari TNI,” ujarnya.
Wawan menjelaskan pembangunan tandon dan pipanisasi sepanjang 2 kilometer ini diinisiasi oleh Pangkostrad Letnan Jendral TNI Maruli Simanjuntak. Pembangunan untuk pipanisasi dan pembangunan tandon penyimpanan air bersih di Desa Suru juga diawasi. Sehingga, bisa cepat selesai. “Semoga program ini berkelanjutan. Masyarakat juga harus ikut menjaga air, pipa dan tandon di daerah mereka,” pesan Maruli saat melakukan video call dengan warga dan Kades Suru Wawan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah