NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Pemkab merealisasikan pembangunan Sport Center di komplek Stadion Anjuk Ladang. Anggaran yang digelontorkan untuk proyek tersebut sebesar Rp 1,7 miliar. Pembangunan sarana olahraga itu baru dikerjakan sekitar dua minggu terakhir.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo mengatakan, pekerjaan proyek pembangunan sport center itu akan dikebut. Salah satu tantangan pekerjaan proyek nantinya adalah cuaca. Sebab sebentar lagi sudah masuk musim hujan. “Sesuai target sudah harus selesai akhir tahun ini (30 Desember, Red),” ujarnya pria yang kerap disapa Pak Gun.
Saat ini, pekerjaannya masih difokuskan pada bagian depan stadion saja.
Pembangunannya dilakukan secara bertahap termasuk nanti melakukan peremajaan untuk fasilitas stadion termasuk rumput dan bagian tribun.
Gun menyebutkan, pembangunan gedung sport center ini menjadi langkah awal untuk membenahi sarana olahraga di Kota Angin. “Harapannya nanti bisa untuk menopang seluruh olahraga di Nganjuk,” ungkapnya.
Baca Juga: Uji Coba Lawan Perspa Pacitan, Persenga Nganjuk Menang Telak 4-0
Informasi yang dihimpun koran ini, proyek bernilai Rp 1,7 miliar itu digarap CV Abhipraya Konstruksi Nusantara asal Malang, Jawa Timur. Dalam proses tender, perusahaan itu dinyatakan sebagai pemenang atas 35 peserta lainnya yang ikut lelang.
CV Abhipraya Konstruksi Nusantara menggarap proyek tersebut dengan harga penawaran sebesar Rp 1,67 miliar dari pagu anggaran Rp 1,73 miliar. Karena sekarang sedang proses pekerjaan, sebagian stadion terpaksa ditutup. Meski begitu, pembangunan stadion tidak mengurangi aktivitas warga yang sedang berolahraga di dalam Stadion Anjuk Ladang.
Seperti yang dilakukan Dani Prayoga, 24, warga Kelurahan Payaman, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Ia bersama beberapa temannya terlihat masih bersantai di sekitar stadion. “Yang ditutup cuma pintu depan. Masih boleh olahraga, di sekitar stadion,” ujarnya.
Dani ikut mendukung proyek pembangunan Sport Center di Stadion Anjuk Ladang. Selama ini, ada beberapa alat olahraga tampak tidak terawat. Seperti, besi untuk pull up dan trek lari saja. “Kalau nanti ada fasilitas lebih lengkap, saya rasa bisa lebih bagus dan ramai lagi,” ungkapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah