Desa Sonoageng, Prambon dikaitkan
erat dengan banyaknya pohon sono berukuran raksasa. Dulu, di tengah makam Sonoagengada pohon sono berukuran besar. Karena sudah terlalu tua, pohon sono itu mati lalu menjelma menjadi beringindan terus tumbuh hingga sekarang.
“Pohon sono yang mati itulah yang menjadi asal usul Desa Sonoageng,” terang juru kunci makam Sonoageng,Tohar. Pria 66 tahun itu mengatakan, pohon sono besar yang mati itu telah diotebang. Sebagai penggantinya, warga membiarkan pohon beringin menjadi penggantinya.
Tohar pun berkisah, pohon sono yang menjadi asal usul Desa Sonoageng itu dulunya adalah tempat favorit Raden Said. Dia adalah orang yang membabat alas Desa Sonoageng. Setelah selesai babat alas desa, Raden Said selalu beristirahat di bawahnya.
“Karena pohon sono itu jadi tempat leyeh-leyeh Mbah Said. Ketika penduduk di desa itu mulai banyak ditempati, warga kemudian menamakan desa ini sebagai Sonoageng,” terang pria yang sudah 9 tahun jadi juru kunci ini.
Meski pohon sono sudah tidak ada, masyarakat Desa Sonoageng masih percaya jika di dalam pohon beringin itu bersemayam pohon sono yang dijaga oleh Mbah Said. “Meski pohonnya sudah tidak ada kami percaya bahwa di dalam pohon beringin ini masih ada pohon sono,” papar Tohar.
Dia lalu menjelaskan, hadirnya pohon beringin itu disebut peristiwa yang tidak biasa. Tohar memastikan beringin yang tumbuh besar hingga kini itu tidak ada yang menanam. “Beringinnya tumbuh sendiri,” ucap Tohar.
Bahkan warga menjadikan lokasi pohon sono itu sebagai tempat pemakaman umum (TPU) khusus untuk warga Desa Sonoageng. Mereka menjadikan makam umum itu satu tempat dengan makam Raden Said.
“Nyawanya Desa Sonoageng memang ada di sini (makam Sonoageng, Red),” terang Tohar. Di makam umum tersebut ada makam leluhur yang babat alas desa dan menjadi jujugan warga setiap melakukan ritual nyadran. Sebagai penghormatan kepada Raden Said, masyarakat desa selalu mengarak hasil bumi dan apem setiap kali melaksanakan bersih desa.
Hingga saat ini, tradisi nyadran ini masih lestari. Bahkan upacara bersih desa di Desa Sonoageng ini menjadi kegiatan terbesar di Kota Angin.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah