NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kebandarudaraan. Kegiatan yang menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) itu dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sesuai kompetensi menyongsong Bandara Kediri yang akan beroperasi dalam waktu dekat.
Pelatihan diikuti 20 orang. Mereka adalah warga asli Kota Angin. Adapun pelaksanaan pelatihan selama delapan hari. Pembukaan diklat berlangsung di Aula Disnaker Nganjuk pada Jumat (3/11). Yang membuka kegiatan adalah Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.
Dalam sambutannya, Samsul mengatakan, diklat kali ini pada bidang ground staff. Sehingga peluang mendapat pekerjaan lebih terbuka. Untuk itu, perlu kompetensi khusus. Apalagi untuk bekerja di bandara. “Peserta akan mendapat sertifikasi sebagai syarat bekerja di bandara. Jika peserta ikut pelatihan mandiri, berbayar cukup mahal. Namun oleh disnaker difasilitasi gratis. Ini adalah sarana transfer knowledge, attitude, dan performance,” ujarnya.
Untuk diketahui, pada diklat tersebut, disnaker menggandeng PT Kubus Mitra Utama. Prasetyo Iswahyudi, owner PT Kubus Mitra Utama yang turut hadir pada pembukaan mengatakan, peserta akan mendapat berbagai materi. Baik teori maupun praktik.
Menurut Prasetyo, peserta diklat akan mendapat tiga sertifikat. Pertama dari PT Kubus Mitra Utama. Kedua dari Akademi Penerbangan Indonesia Banyuwangi. Ketiga, sertifikat dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Penerbangan. “Peserta juga kami ajak ke Bandara Abdul Rahman Saleh Malang untuk mengetahui aktivitas di sana,” tambah Prasetyo.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah