Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Nganjuk Terjunkan Tim Ahli untuk Atasi Kekeringan

Iqbal Syahroni • Senin, 30 Oktober 2023 | 18:48 WIB
ATASI KEKERINGAN: Ngebor sumur di depan Balai Desa/Kecamatan Ngluyu. Ngluyu jadi langganan kekeringan.
ATASI KEKERINGAN: Ngebor sumur di depan Balai Desa/Kecamatan Ngluyu. Ngluyu jadi langganan kekeringan.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Bencana kekeringan di Kota Angin terus meluas. Untuk mengakhiri masalah tersebut, Pemkab Nganjuk berupaya melakukan pengeboran sumur air bersih. Untuk sementara, lokasinya berada di lima titik.


Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Abdul Wakid mengatakan, tempat yang menjadi sa­saran utama pelaksanaan pengeboran ini berada di desa yang selama ini me­ngalami kekeringan.


Dia menjelaskan, titiknya berada di Desa Pule, Keca­matan Jatikalen; Desa Ngepung dan Pinggir, Kecamatan Lengkong; dan Desa Mojoduwur, Keca­matan Ngetos.


Untuk dua desa lagi ber­ada di Kecamatan Ngluyu yakni Desa Tempuran dan Desa Ngluyu. “Lima titik itu su­dah dilakukan peneli­tian,” ujar Wakid. Menggu­na­kan per­alatan yang cang­gih, tim ahli sudah mendapatkan titik su­mur yang nantinya akan dibor.


Hasil dari temuan tenaga ahli dan tim survei itu akan dilaporkan ke Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna. HIngga kini, timnya sudah menyiapkan doku­men untuk sebelum me­lakukan pengeboran.


“Tadi (Kemarin, Red), saya sudah menghadap Pak Pj Bupati (Handoko, Red). Kami sudah berikan doku­men temuan di lapangan,” ujar Wakid. Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja itu mengatakan, rencana pengeboran sumur di tem­pat kekerangan itu mendapat lampu hijau dari Handoko.


Wakid juga menjelaskan, kelima titik yang akan dibor itu lokasinya bervariatif. Ada yang berada dekat dengan pemukiman warga, hingga dekat dengan hutan. Dia menyebutkan, penge­boran sumur ini diharapkan bisa digunakan untuk ma­syarakat yang mengalami kekeringan saat musim kemarau. Terutama untuk warga di Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong.


Jika sumur bor kali ini ber­hasil maka tahun depan BPBD sudah tidak perlu lagi dropping air bersih ke desa yang rawan bencana keke­ringan. “Tujuan pengeboran ini untuk solusi jangka pan­jang,” ujar Wakid.


Untuk diketahui, bencana kekeringan sudah melanda Nganjuk sejak 20 Juli lalu.  Desa pertama yang me­ngalami kekeringan adalah Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong. Ada dua dusun yang menjadi langganan kekeringan. Yakni Dusun Sendanggogor dan Jom­blang. HIngga kemarin, Pemkab Nganjuk mencatat ada enam desa di empat kecamatan yang mengalami kekeringan. Lokasi baru yang mengalami kekeringan tahun ini adalah Desa/Keca­matan Ngluyu.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#tim ahli #kekeringan #pemkab