NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Ikatan Alumni (IKA) Kedokteran Mata Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) mengadakan pengabdian masyarakat (pengmas) dalam rangka dies natalis ke-69, Sabtu (28/10). Kegiatan itu berlangsung serentak di 41 titik seluruh Indonesia. Adapun tema yang diusung yaitu “FK Unair Cegah Stunting Menuju Generasi Indonesia Sehat”.
Pengmas berlangsung di Balai Desa Joho, Kecamatan Pace. Agenda ini juga akan dicatatkan pada rekor MURI sebagai Penyuluhan dan Edukasi Stunting di Lokasi Terbanyak oleh Alumni Fakultas Kedokteran di Satu Perguruan Tinggi.
Sesuai disiplin ilmu yang dimiliki, pengmas diisi kegiatan penyuluhan terkait stunting dan pemeriksaan mata. Tujuannya mencegah stunting menuju generasi Indonesia yang sehat.
Hal itu seperti disampaikan Ketua IKA Mata FK Unair, dr. Moch Rizal Achijar, Sp.M. Menurutnya, stunting adalah masalah bersama. Stunting juga berpengaruh terhadap penglihatan penderitanya.
“Untuk itu, kami hadir di Nganjuk untuk memeriksa kelainan mata pada anak stunting. Agar dapat kami bantu. Karena mereka adalah calon penerus bangsa ini,” ujar dr. Moch Rizal Achijar, Sp.M.
Untuk diketahui, pada kegiatan ini, IKA Mata FK Unair menggandeng beberapa pihak terkait. Antara lain Puskesmas Pace, Klinik Mata Ayu Siwi Nganjuk, Klinik Mata Tritya Surabaya, dan Pemerintah Desa Joho.
Pengmas tersebut diisi beberapa acara. Antara lain penyuluhan pencegahan stunting prenatal oleh dr. Nova Hanafi, Sp.OG. Dilanjutkan penyuluhan menu sehat dari ahli gizi Puskesmas Pace. Kemudian penyuluhan tentang kelainan mata pada anak oleh dr. Atina Yustisia Lestari, Sp.M.
Ada pula kegiatan pemeriksaan dan skrining kelainan mata pada anak penderita stunting oleh dr. Ria Sandy Deneska, Sp.M(K). Acara ditutup dengan pemberian makanan tambahan kepada peserta. “Semoga berkenan dengan pengabdian masyarakat kami,” tandas dr. Andityo Sidohutomo, Sp.M selaku Ketua Panitia Pengmas.
Pantauan Jawa Pos Radar Nganjuk, masyarakat antusias mengikuti pelaksanaan pengmas IKA Mata FK Unair. Mereka berbondong-bondong datang sejak pagi untuk mengikuti serangkaian kegiatan.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat. Sebab dapat menambah informasi dan pengetahuan bagi warga. Apalagi tentang kesehatan mata pada anak penderita stunting.
“Insya Allah kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat. Informasi ini menjadi perhatian tersendiri bagi warga,” ujar Kepala Desa Joho, Jumali.
Editor : Anwar Bahar Basalamah