Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Stok Berkurang, Harga Bawang Merah di Nganjuk Naik 4 Ribu Per Kilogram

Iqbal Syahroni • Rabu, 25 Oktober 2023 | 16:46 WIB
HARGA NAIK: Pedagang berambang di Pasar Sukomoro kemarin. harga berambang naik Rp 4 ribu per kilogram karena panen raya telah usai.
HARGA NAIK: Pedagang berambang di Pasar Sukomoro kemarin. harga berambang naik Rp 4 ribu per kilogram karena panen raya telah usai.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Petani berambang di Kota Angin bisa sedikit tersenyum. Harga berambang yang semula Rp 8 ribu per kilogram kini berangsur naik. Kemarin, satu kilogramnya sudah dipatok dengan harga Rp 12 ribu. 


Kenaikan harga bawang merah itu terjadi bertahap. Sebab, di Pasar Berambang Sukomoro harganya masih berkisar Rp 11 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogramnya. Seperti yang diungkapkan Kajihar, 61, pedagang di Pasar Berambang Sukomoro, kenaikan harga bawang merah sudah mulai terjadi sejak satu minggu lalu. 


“Saya jual Rp 12 ribu per kilogram naik seribu rupiah mulai kemarin (Senin (23/10), Red),” ungkapnya. Adanya kenaikan harga berambang tersebut menurut Kajihar karena adanya siklus tahunan. Biasanya setiap akhir tahun harga bawang merah akan mengalami kenaikan. 


Pedagang asal Desa/Keca­matan Sukomoro itu mengata­kan, harga bawang yang diban­derol Rp 12 ribu per kilogram tersebut sudah mulai normal. Dengan harga tersebut, petani berambang sudah bisa menda­patkan untung meskipun tipis. 


Perempuan yang dulunya bertani berambang itu mengatakan, fenomena naik-turunnya harga berambang biasanya bukan saja disebabkan karena siklus tahunan. Ada faktor lain yang ikut memengaruhi, yakni produksi bawang merah pada akhir tahun semakin menurun. 


“Dari dulu, memang setiap bulan 7-8-9 (Juli-Agustus-September, Red) itu panen raya di Nganjuk. Stoknya banyak. Tapi yang beli menurun,” ungkapnya. Adapun pada November dan Desember, sudah masuk musim hujan. Tanaman bawang merah sulit untuk berkembang karena lembab.


Selain Kajirah, ada juga Suyono, 58, petani asal Sukomoro. Menurutnya, kenaikan harga bawang merah Rp 11 ribu - Rp 12 ribu kilogram masih terbilang rendah. “Tapi tidak apa-apa, daripada tidak dijual malah busuk. Stoknya masih banyak,” ungkap Yono.


Untuk diketahui, harga berambang mulai anjlok pada Agustus lalu. Satu kilogramnya dipatok seharga Rp 8 ribu. Harga tersebut menjadi yang terendah selama dua tahun terakhir. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#harga naik #berkurang #bawang merah