NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk menggelar Kajian Koleksi Museum Anjuk Ladang kemarin. Kegiatan itu untuk meminta rekomendasi dari para ahli untuk kemajuan satu-satunya museum di Kota Angin itu.
Kajian berlangsung di area Museum Anjuk Ladang. Yang membuka acara adalah Kepala Disporabudpar Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih. Menurut Handariningsih, kegiatan itu adalah kelanjutan agenda serupa yang telah berlangsung beberapa waktu lalu. Saat itu, tim pengkaji mengunjungi Museum Anjuk Ladang untuk melihat kondisi dan koleksi di sana. “Dari kajian pertama, lantas dilanjutkan kajian kedua,” ujarnya.
Menurut Handariningsih, Museum Anjuk Ladang memerlukan masukan agar berkembang. Sehingga, pengenalan sejarah kepada masyarakat bisa semakin efektif dengan mengunjungi museum. “Semoga ada rekomendasi yang telah terkaji kepada kami. Baik penataan koleksi, ruangan, grafis, dan lainnya. Rekomendasi itu akan menjadi langkah yang kami laksanakan sehingga koleksi dan informasi museum bisa terpublikasi dengan baik kepada masyarakat,” harapnya.
Handariningsih menambahkan, pihaknya selalu berupaya mendorong generasi muda berkunjung ke museum. Untuk itu, jika ada usulan dari peserta kajian yang rata-rata Gen Z, pihaknya akan mempertimbangkannya. Sehingga, generasi muda tertarik berkunjung ke museum.
Pada kajian tersebut, disporabudpar mengundang beberapa narasumber. Mereka berasal dari Museum Geologi Bandung, Museum Sangiran Ngawi, dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Di depan puluhan peserta yang hadir, narasumber menyampaikan berbagai materi tentang sejarah maupun museum. Peserta yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan penggiat sejarah Kota Angin tampak antusias mengikuti kajian. (ik3/adv/tyo)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah