Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Disporabudpar Gelar Pameran Temporer Museum Anjuk Ladang

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 9 Oktober 2023 | 18:02 WIB
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-­­Dinas Kepemu­daan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dispo­rabud­par) Kabupaten Nganjuk sukses menggelar Pa­meran Tem­porer di Museum Anjuk Ladang. Kegiatan itu sebagai ajang promosi wisata jejak sejarah kerajaan Jawa Timur.

Pameran berlangsung se­lama tiga hari. Mulai hari Jumat (6/10) hingga Minggu (8/10). Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna yang membuka langsung pame­ran itu. Pembukaan ditan­dai pemecahan kendi dan penggun­tingan pita di area pameran.

Mas Bupati Handoko-sapaan akrab Sri Handoko Taruna hadir didampingi para tamu undangan. Seperti Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono dan Kepala Dispora­budpar Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih.

Usai pembukaan, para tamu undangan berkesem­patan me­lihat puluhan stan yang mema­mer­kan berbagai koleksi masa lampau. Seperti peninggalan era kerajaan hingga kolonial.

Mas Bupati Handoko me­nga­­takan pameran museum perlu diseleng­garakan. Agar menum­buhkan se­mangat menghargai sejarah. Selain itu, juga untuk mengingatkan ge­nerasi muda untuk me­nge­tahui sejarah dan proses berdirinya bangsa Indo­nesia mulai dari era kerajaan hingga kolonial. “Melalui pameran ini, kita dapat belajar peninggalan sejarah. Kita menyaksikan bagai­mana benda-benda pening­galan sejarah yang memiliki makna pe­ngetahuan, ilmu, agama, pari­wisata, dan pendidikan yang ter­pelihara dengan baik. Ingat pesan Bung Karno. Jas Merah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujarnya.

Kepala Disporabudpar Kabu­pa­ten Nganjuk Sri Handari­ningsih menambah­kan, tahun ini pameran diikuti peserta dari beberapa daerah. Yaitu, Kota Kediri, Kabupa­ten Kediri, Kabupa­ten Pacitan, dan Kabu­paten Tulungagung. Kemudian perguruan tinggi, komu­nitas, maupun MGMP sejarah.

Handariningsih menjelas­kan, di sela-sela pameran juga diisi berbagai kegiatan. Seperti lomba menggambar, dongeng bahasa Jawa, olim­piade se­jarah, pembuatan video koleksi. “Lomba untuk pelajar mulai TK hingga SMA se­derajat. Alhamdulillah men­dapat sambutan antusi­as peserta dan pengunjung,” ujar Handariningsih.

Upaya yang dilakukan Handari­ningsih itu patut mendapat acungan jempol. Karena me­lestarikan seja­rah sekaligus wisata. Karena itu, Handari­ningsih layak meraih penghar­gaan JP Radar Ngan­juk Awards 2023 kate­gori ‘Pembang­kit Wisata dan Sejarah Kota Angin’. Ma­lam penganuge­rahan berlang­sung di Wilis Grand Ballroom Front One Ratu Hotel (7/9) lalu. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#dinas pariwisata #museum #pameran